Beranda BERITA ALA

Zaini Abdullah dan Zakaria Saman Dukung Jokowi – JK

BERBAGI

images

BANDA ACEH – Perpecahan dalam kubu Partai Aceh (PA) yang menyokong para Calon Presiden (Capres) Pada Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang semakin terlihat.

Sebelumnya Muzakir Manaf pernah mengklaim Partai Aceh yang merupakan sebuah partai lokal yang memiliki pengaruh besar di Aceh pecah.

Seperti pernyataan Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf yang menyatakan sikap komitmennya mendukung Prabowo Subianto sebagai capres dan mengharamkan rakyat Aceh memilih Joko Widodo dari PDIP.

Pernyataan Muzakir Manaf yang menyebutkan PA haram mendukung PDIP sepertinya suatu fatwa yang menyentuh para Petinggi Partai Aceh seperti Zakaria Saman (Tuha peut PA), Zaini Abdullah selaku Gubernur Aceh siap mengambil Cuti untuk kemenangan pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK.

Seperti pemberitaan yang di lansir Merdeka.com ketua Partai Aceh, Muzakir Manaf telah menyatakan partainya mendukung secara penuh untuk memenangkan Prabowo sebagai presiden pada Pilpres 9 Juli mendatang. Bahkan sebelumnya, Partai Aceh secara terbuka pada Pemilu Legislatif mendukung Gerindra untuk memenangkan Caleg untuk DPR RI.

Dan juga infomasi yang di kutip di Atjehpost.com Senin, 2 Juni 2014, bahwa Tuha Peuet Partai Aceh, Zakaria Saman, mengatakan ada kemungkinan Gubernur Aceh Zaini Abdullah akan mengambil cuti untuk mendukung pencapresan pasangan Jokowi – Jusuf Kalla.

“Mungkin gubernur akan ambil cuti sebentar, geu lhat bajee sebagai gubernur untuk mendukung Pak Jusuf Kalla. Nyoe mungken beh, goh lom pasti,” kata Zakaria Saman.

Namun Zakaria Saman menolak menjelaskan lebih jauh dari mana mendapat informasi itu. Ia hanya mengatakan telah berbicara dengan Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar soal penunjukan dirinya oleh Jusuf Kalla untuk memimpin tim relawan pemenangan Jokowi – Jusuf Kalla di Aceh.

Saingan Partai Lokal di Aceh antara PA dan PNA yang dulu berbeda kubu pandangan politik di pemilihan Legislatif 9 April lalu dari “Meukap-kap igoe, Meupeuyoe-peuyoe, Meupoh-poh hingga Meutimbak Matee” (unjuk Gigi, menakut-nakuti, saling pukul, hingga tembak mati) sekarang pandangan politiknya sama dalam pilpres untuk indonesia Raya. ( TheAcehTraffic |AT | RD | BSM )

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here