Beranda BENER MERIAH

Tiga Staf Disdik Bener Meriah Dipanggil Polisi, Terkait Jual Beli Ijazah Palsu

BERBAGI

Redelong (LeuserAntara): Penyidik Satreskrim Polres Bener Meriah telah memanggil tiga staf Dinas Pendidikan (Disdik) setempat pada, Jum’at (15/1/2021).

Kapolres Bener Meriah, melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim melalui pesan singkatnya mengakatan, pemanggilan tersebut berdasarkan adanya temuan dugaan beredarnya ijazah palsu yang bersumber dari Disdik setempat.

“Benar, kita sudah memanggil tiga orang staf Disdik Bener Meriah, kasus ini sedang kita dalami dan masih proses tahap penyelidikan,” ujarnya.

Begitu juga, lanjut Rifki Muslim, selain ke tiga staf di antara nya dikdas data, dan dikmas, pihaknya juga akan memanggil Kepala Dinas.

“Kemungkinan Kadisdik akan memenuhi panggilan kita setelah sholat jum’at ini untuk kita minta bukti – bukti ijazah yang sudah diamankan mereka,” sebutnya.

Sementara, Kadisdik Bener Meriah Sukur membenarkan jika pihaknya telah menemukan adanya peredaran dugaan ijazah palsu yang bersumber dari Disdik setempat.

Bahkan kata Sukur, Disdik Bener Meriah saat ini telah menahan 18 lembar dugaan ijazah palsu tersebut.

“Sebagian ijazah itu diperjual belikan oleh oknum dengan senilai Rp 6 juta perlembar. Dugaan kita, ijazah itu sudah beredar lebih dari yang sudah kita tahan saat ini,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis 14 Januari 2020.

Begitu juga, Sukur mengakui pada bulan Maret 2020 lalu pihaknya menerima laporan bahwa adanya kehilangan blangko ijazah paket A, B dan C di Disdik Bener Meriah.

“Kita tidak dapat memastikan berapa jumlah blangko ijazah yang hilang. Tidak tertutup kemungkinan dugaan ijazah palsu itu sudah beredar ke daerah pesisir,” sebutnya.(wan kurnia)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here