Beranda ACEH TENGAH

Temui Stafsus Wapres RI, Peluang Lahirnya Provinsi ALA “Menguat”

BERBAGI

Jogyakarta (LeuserAntara): Lobi-lobi politik terus dilakukan para pelaku pejuang pembentukan pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA). Teranyar, duta masyarakat dari wilayah pedalaman Aceh ini menemui Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI di Jogyakarta pada 5 November 2020.

Dikesempatan itu, Stafsus Wapres RI Imam Azis, Bidang Otonomi Daerah, juga merupakan Ketua Harian PBNU Pusat, menerima kunjungan dan silaturahmi Bupati Bener Meriah Tgk Syakawi dan Burhan Alpin, Sekjen KP3ALA Pusat (Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara).

Dipertemuan tersebut, Abuya Syarkawi menyampaikan, setiap aspirasi keinginan masyarakat di wilayah ALA yakni; Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Gayo Lues, Bener Meriah dan Kota Subussalam yang meminta dan mendesak pemerintah agar segera memekarkan Aceh karena rentang kendali, “perbedaan” adat budaya, sosial politik serta ketimpangan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut  lanjut Syarkawi, kemudian melahirkan ketidak adilan yang dirasa masyarakat di pedalaman Aceh terhadap pemerintahan provinsi induk. Masyarakat ALA sangat termarjinalkan dalam hal segala bidang dan menjadi tuntutan aspirasi masyarat sejak 1999.

Ditambahkan Sekjen KP3ALA, Burhan Alpin, bahwa semua persyaratan administratif, teknis dn kewilayahan sesuai amanat UU Otonomi daerah dan PP no. 78 thn 2007 tentang syarat pemekaran semua sudah terpenuhi dan UU PA menjamin adanya pemekaran.

“Apalagi sekarang sudah ada Kebijakan Strategis Nasional (KSN) dalam Desain Besar Penataan Daerah secara Nasional (Desartada 2010) yang sudah disepakati Pemerintah Pusat dan DPR RI, tanpa harus menunggu usul, persetujuan dari gubernur atau DPRD Provinsi,” sebutnya.

“Lain itu, semua berkas kelengkapan calon Provinsi ALA sudah diserahkan ke Pemerintah dan Komisi ll DPR RI sebelum moratorium dikeluarkan pemerintah,” lanjut Alpin.

Sementara, Imam Azis setelah menerima kelengkapan berkas dn bukti otentik dari calon DOB ALA mengatakan, pihaknya akan membahas hal tersebut bersama Tim Pertimbangan DOB di Kantor Wapres RI.

“Insyaallah, nanti dalam waktu dekat kami akan berkordinasi dengan semua pihak soal ini (ALA) sebelum moratorium di buka kembali. Kami  upayakan aspirasi masyarakat dari pedalaman Aceh ini sebagai catatan yang akan dibahas bersama Calon DOB Papua,” katanya.[] (Ir/rel)

 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here