Beranda ACEH TENGAH

Iklim Dingin Pengaruhi Kelangkaan Bibit Lele

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara): Para petani (pemilik kolam) di Aceh Tengah mengaku saat ini mulai kesulitan mendapatkan benih untuk berbudidaya jenis ikan lele.

Menyikapi hal itu, Kadis Perikanan Aceh Tengah, Iwan Ernis, Sabtu (22/2) di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan pengembangan bibit lele, akan tetapi hasilnya belum maksimal lantaran dipengaruhi kondisi iklim.

“Lele akan lebih mudah berbiak di daerah bercuaca hangat. Tapi kalau dingin seperti di sini bisa jadi kendala mempersulit terjadinya proses penetasan telur. Pun begitu, pihak kami terus berupaya mengembangkan lele, meski hasilnya belum seperti diharapkan,” ungkapnya.

Dia menbahkan selain lele, dinas juga saat ini sedang mengembangkan sejumlah species bibit ikan endemik air tawar. Bukan saja ikan depik (rasbora tawarinsis), namun juga jenis iken pedih (jurung), peres (nilem), nila dan ikan mas.

“Memenuhi tingginya kebutuhan konsumsi ikan bagi masyarakat, kami telah menebar beberapa jenis ikan endemik di Danau Lut Tawar. Tentunya sebelum itu, bibit ikan ini terlebih dahulu ditangkar di balai benih ikan (BBI),” paparnya.

Sementara itu, guna menyelamatkan sejumlah endemik ikan di Danau Lut Tawar yang keberadaannya mulai langka atau berkurang. Dirinya berharap adanya peran segenap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem danau, maupun lingkungan hidup disekitarnya.

“Menyelamatkan endemik Lut Tawar ini butuh peran semua pihak. Bukan saja kami dari dinas, tapi diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaganya,” tukas Iwan Ernis.[] (Ir/foto: net)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here