Beranda ACEH TENGAH

FAJI Aceh Tengah Sabet Seluruh Emas PORA

BERBAGI

Mane-Pidie (LeuserAntara): Arung jeram Aceh Tengah di PORA ke XIV Pidie, sukses meraih semua medali emas. Kegiatan yang berlangsung di wahana Lestari Adventure Dusun Pantee Luah, Gampong Manee, Kecamatan Manee, menjadi saksi bisu ketangguhan atlet dari dataran tinggi Gayo itu.

Ketua Technical Delegate (TD) Cabor Arung Jeram yang juga selaku ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Arung Jeram Seluruh Indonesia (FAJI) Aceh, Hasballah Ismail Hasan SHut kepada awak media mengatakan, di PORA ke XIV tahun 2022 ini, cabor arung jeram diikuti oleh 105 atlet dari 12 kabupaten/kota.

“Ada 4 nomor yang diperlombakan baik Putra maupun Putri yaitu Sprint, Head to Head, Slalom, dan Down River Race,” sebutnya, via surat elektronik, Rabu (21/12).

Perlombaannya berlangsung selama empat hari dimulai 17 sampai 20 Desember 2022.

“Alhamdulillah semua nomor perlombaan sudah selesai dengan baik. Dan untuk seterusnya kita segera mempersiapkan atlit-atlit Pelatda sesuai dengan hasil PORA ini untuk persiapan PON 2024 mendatang,” ungkapnya disela-sela acara penutupan secara resmi kegiatan tersebut.

Ditekankan lagi, hasil PORA ini tentu menjawab pertanyaan atlit-atlit dan tim mana yang akan mengikuti Pelatda PON 2024.

“PON 2024 menjadi sejarah penting bagi arung jeram Aceh dan Indonesia karena untuk pertama kali dilaksanakan di ajang PON,” ungkap Hasballah.

Turut hadir menutup agenda PORA cabor Arung Jeram tersebut Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar (PB) FAJI, Irfan Bahktiar didampingi Joni Kurniawan serta sejumlah pengurus lainnya.

Dalam pidato penutupan dihadapan panitia, tim wasit serta tim peserta PORA Irfan mengapreasi pelaksanaan seluruh agenda even tersebut. Begitu juga lokasi pertandingan yang dinilainya sangat layak sebagai diselenggarakannya even besar sekelas PON.

“Saya bangga dengan lokasi ini, listrik dan akses jalannya bagus karena jalan nasional,” pujinya dihadapan unsur Forkopimcam setempat.

“Fasilitasnya berkelas internasional, air sungai dan jeramnya stabil, kejernihannya terjaga,” puji Irfan yang juga pengurus KONI pusat ini.

Dia juga memuji tim Aceh Tengah yang menyapu bersih perolehan medali emas sebanyak 8 medali untuk putra dan putri.

“Kalau Nasional itu tim Jawa Barat, kalau di Aceh tim Takengon Aceh Tengah. Prestasi itu bisa diraih tentu dengan latihan, latihan dan latihan,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Adapun rincian prestasi kontingen sebagai Juara Umum tim Aceh Tengah (8 medali Emas), disusul pwringkat 2 Aceh Tenggara (3 Perak) dan peringkat tiga Bireuen (3 Perak).

Selanjutnya peringkat 4 Pidie (2 Perak, 2 Perunggu), peringkat 5 Banda Aceh (3 Perunggu), peringkat 6 Aceh Jaya (2 Perunggu) dan peringkat 7 Aceh Singkil (1- Perunggu).

Empat kontingen lainnya, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Timur dan Gayo Lues belum berhasil meraih medali ajang akbar se Aceh ini. (rel)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here