Beranda ACEH TENGAH

Ancaman Pidana Menanti, Ijazah Beredar Akan Ditarik Jika Terbukti Ilegal

BERBAGI

REDELONG (LeuserAntara):  Dokumen  ijazah  paket  B dan C yang terindikasi digunakan oknum tertentu untuk keperluan administrasi aparatur kampung yang telah beredar di Aceh Tengah dan Bener Meriah akan ditarik dari peredaran jika terbukti palsu secara hukum.

“Kami serius menyikapi kasus ijazah palsu ini. Ini soal marwah dinas. Kuat dugaan kita ijazah itu diperlukan untuk keperluan syarat jadi aparatur kampung. Saya berharap penegak hukum segera mengungkap siapa tersangkanya,” kata Kadis Pendidikan Bener Meriah, Sukur saat dimintai keterangannya kemarin di ruang kerjanya.

Jika terbukti palsu apakah dinas akan menarik ijazah yang beredar? Sukur mengatakan, hal tersebut merupakan kewenangan penegak hukum. “Kami perlu koordinasi lanjutan, sekaligus menyerahkan hal tersebut kepada pihak kepolisian dan dinas siap mendukung proses mengungkap siapa oknum dibalik kasus ini.”

Terpisah, Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya, Sik didampingi Kasatreskrim, Iptu Rifki Muslim, serta KBO Reskrim Iptu Darwin S Pane mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam tahap lidik. Pun begitu, jika nantinya ditemukan ada pelanggaran akan ditindak secara hukum.

“Kasus ini masih kami lidik. Untuk proses awal kami telah melakukan pemanggilan terhadap dinas, termasuk pemilik ijazah. Kita akan klarifikasi dulu, bila terindikasi baru dilakukan penyidikan,” kata Darwin.

Dikatakan, dalam proses  ini, jika nantinya terpenuhi bukti pendukung yang mengarah kepelanggaran, maka para tersangka yang terlibat, baik pembuat dan penerima dokumen atau duplikat  ijazah palsu dapat dijerat hukum pidana.

“Ijazah yang beredar bisa disita jika terbukti palsu. Tapi ini kan masih tahap lidik, jadi semuanya masih memerlukan proses untuk mengungkapnya,” ringkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebagian oknum aparatur kampung di Aceh Tengah diduga kuat menggunakan ijazah palsu untuk keperluan syarat administrasi yang berasal dari Dinas Pendidikan di Kabupaten Bener Meriah. Dalam hal itu, Kadis Pendidikan Bener Meriah, Sukur mengaku telah mengamankan 18 ijazah yang terindikasi illegal ketika ada yang meleges ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan setempat.[] (Irwandi MN)

 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here