Beranda ACEH TENGAH

Aceh Tengah Menuju Kota Layak Anak

BERBAGI

Takengon (LeuserAntara): Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) memasuki tahapan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) penilaian daerah dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak yang dilaksanakan oleh Tim Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Mengingat masih dalam situasi Pandemi, evaluasi ini dilaksanakan secara daring. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah , Subhandhy, AP, mewakili Bupati Aceh Tengah antusias mengikuti tahapan penilaian lapangan yang mengangkat tema “Sinergi bersama menuju Aceh Tengah Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Coment Center Dinas Infokom Setdakab Aceh Tengah, Kamis (27/05/2001). Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Anak Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA RI, Endah Sri Rejeki, selalu juru bicara Tim Verifikasi Administrasi KLA, membuka secara resmi Zoom Meeting tersebut.

“Ini bukan sekedar kompetisi, namun yang pasti semua ini adalah upaya kita dalam memenuhi hak-hak anak, dan kini saatnya kita harus mendengarkan suara anak,” jelas Endah, membuka evaluasi hybrid yang juga menghadirkan Anie Martani dan Yusuf Al Farisi, sebagai anggota Tim penilai dari Kemen PPPA-RI.

Hal senada disampaikan Sekda Aceh Tengah dalam sambutanya, penilaian ini merupakan momentum dan sebagai motivasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada anak, menuju ke arah yang lebih baik.

“Kami mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya mewujudkan Aceh Tengah menjadi Kab/Kota Layak Anak. Kami yakin dengan dukungan semua pihak, manajemen yang baikdan kebersamaan seluruh komponen serta stake holders, mulai dari OPD terkait, dunia usaha, berbagai komunitas dan Ormas ini dapat menghantarkan Kabupaten Aceh Tengah menuju kabupaten/kota layak anak 2021,” Sebutnya.

Seperti halnya Evaluasi KLA pada tahun-tahun sebelumnya menggunakan 24 indikator KLA, cerminan implementasi 5 klaster substantif Konvensi Hak Anak, yang meliputi: Klaster 1, Pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak; Klaster 2, Pemenuhan hak anak atas lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif.

Selanjutnta; Klaster 3, Pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan; Klaster 4, Pemenuhan hak anak atas pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan Klaster 5, Perlindungan khusus anak.

Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut Sekda menyampaikan pada seluruh anggota Gugus Tugas Percepatan menuju KLA 2021 untuk menjalani proses Verifikasi dan evaluasi dengan penuh semangat, serta menyampaikan data dukung, dokumensi, laporan dan informasi yang dibutuhkan. (Ir)

 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here