Visi Demokrasi Untuk Masa Depan Indonesia

VISI adalah wawasan kedepan yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Bersipat kearifan intuitif yang menyentuh hati dan menggerakkan jiwa untuk berbuat dan visi merupakan sebagai sumber inspirasi, motivasi, dan kreatifitas yang menggerakkan proses panyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara mewujudkan masa depan yang dicita-citakan.

Penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara diorientasikan ke arah perwujudan visi tersebut. Karna pada hakikatnya hal itu merupakan penegasan cita-cita bersama seluruh rakyat.

Visi Indonesia didasari dan diilhamkan oleh cita-cita luhur yang telah digariskan oleh para pendiri negara. Sebagaimana telah termaktub dalam UUD 1945 untuk lebih menjelaskan upaya pencayaan cita-cita luhur bangsa, perlu dirumuskan dalam sebuah visi diantara yang telah disebutkan dalam visi Indonesia 2020 .

Visi Indonesia 2020 mencakup seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu dengan memperhatikan tantangan yang akan di hadapi saat ini dan masa yang akan datang.

*Maksud dan tujuan

Visi Indonesia 2020 dirumuskan dengan maksud menjadi pedoman untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Dan visi Indonesia 2020 di rumuskan dengan tujuan agar menjadi sumber inspirasi, motivasi, kreativitas, serta arah kebijakan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tantangan menjelang 2020 dalam mewujudkan visi Indonesia 2020 bangsa dan negara, untuk menghadapi tantangan,keadaan, dan perubahan saat ini dan masa depan baik dari dalam maupun dari luar.
a.Pemamtapan persatuan bangsa dan jesatuan bangsa.
b.Sistem hukum yang adil.
c.Sistem politik yang demokratis.
d.Sistem ekonomi yang adil dan produktif.
e.Sistem sosial budaya yang beradab.
f.Sumber daya manusia yang bermutu.
g.Globalisasi.

*Visi Indonesia 2020

Visi Indonesia 2020 yaitu mewujudkan masyarakat yang religius, manusiawi, demokratis, adil, sejahtera, maju, mandiri serta baik dan bersih dalam penyenggaraan negara.

*Demokrasi Indonesia

Demokrasi Indonesia adalah suatu sistem politik yang diyakini oleh banyak masyarakat untuk mencapai tujuan bernegara serta prinsip-prinsip yang menyertai perkembangan, pembaharuan dan pengujian yang terus menerus. Dimana semakin banyak prinsip di jalankan maka semakin demokratis negara tersebut.

Indonesia sebagai negara yang merdeka setelah perang dunia ke II (dua) juga tidak terlepas dari pasang surutnya sistem demokrasi. Prinsip-prinsip dan indikator demokrasi, perjalanan demokrasi di Indonesia dan arti pentingnya pendidikan demokrasi di negara yang menyatakan diri sebagai negara demokrasi.

*Konsep Dasar Demokrasi

Istilah demokrasi (democrasy) berasal dari kata bahasa yunani yakni demos dan kratos/certain demos berarti rakyat dan cretain berarti pemerintahan rakyat. Berarti demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Banyak literatur yang ada yang diyakini oleh demokrasi berdasarkan pengalaman dari orang-orang yunani kuno tepatnya di negara kota (polis) athena pada tahun 500 sm . Yunani sendiri pada waktu terdiri dari beberapa negara seperti Athena, Makedonia, dan Sparta.

Perkembangan demokrasi pada masa revolusi kemerdekaan (1945-1949) terbagi dalam 3 priode sejalan dengan perkembangan politik di indonesia yaitu:
a. Priode 1945 -1959 adalah demokrasi liberal.
b. Priode 1959-1966 adalah demokrasi terpimpin.
c. Priode 1966-sekarang adalah demokrasi pancasila.

Sehingga pemilu yang bebas dan adil dalam partai politik yang demokratis miyimpulkan bahwa proses demokrasi di Indonesia bergerak relatip maju. Namun kemajuan itu lebih banyak di dorong oleh keteguhan diri sbahagian dari masyarakat sipil ,dengan media yang relatip bebas tersebut akan tetapi tidak sepenuhnya independen.

Hingga dengan adanya suatu pendidikan demokrasi dapat memumbuh kembangkan budaya demokrasi dan sosialisasi sehingga dapat diterima dan dijalankan oleh warga negaranya supanya membentuk warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

Hal tersebut supaya masa depan demokrasi akan membangkitkan kesadaran anak bangsa mengenai pentingnya demokrasi serta memahami tantangan demokrasi yang muncul saat ini dan masa yang akan datang. [] ***Oleh: Bayakmi. Mahasiswi aktif di STAIN Gajah Putih Takengen

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*