Beranda KAMPUS UISU Gugat Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut – Aceh

UISU Gugat Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut – Aceh

BERBAGI

uisu

Medan | LeuserAntara | – Rektor UISU Al Munawwarah Prof Ir H Zulkarnain Lubis MS, Ph.D menggugat Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh, Prof Dian Armanto MPd, MA, MSc, Ph.D sebesar Rp 127 miliar ke Pengadilan Negeri pada 4 September 2013 lalu.

“Prof Dian Armanto (kopertis-red) dinilai tidak netral dalam menjalankan tugas dan mengutamakan jabatannya untuk kepentingan pribadi,” kata advokat OK Iskandar SH MH selaku kuasa hukum Rektor UISU didampingi Pembantu Rektor I Dr Srie Faizah Lisnasari MSi dan Pembantu Rektor II Hj Habsah Lubis SH MHum kepada wartawan di kampus UISU.

Iskandar menjelaskan, ada dua substansi pokok gugatan yang diajukan kepada Prof Dian Armanto dan lembaga Kopertis yang dipimpinnya yakni surat Nomor 176/K1.2.1/PS/2013 tanggal 3 Juli 2013 perihal larangan wisuda sarjana UISU Al Munawwarah Jalan SM Raja Medan yang disampaikan kepada Rektor UISU Prof Zulkarnain Lubis.

Selanjutnya larangan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2012/2013, dan mengeluarkan statemen yang diskriminatif dan menyatakan kampus UISU Al Munawwarah Jl SM Raja tidak legal di media massa sehingga menghilangkan kepercayaan masyarakat Sumut, khususnya di Kota Medan terhadap UISU SM Raja.

Sita Jaminan

Selanjutnya Kopertis kembali mengeluarkan surat edaran Nomor 215/K1.2.!/PS/2013 tanggal 23 Juli 2013 perihal, larangan penerimaan mahasiswa baru jenjang magister untuk dinyatakan tidak berkekuatan hukum dan tidak dapat diberlakukan terhadap oang lain dan lembaga pendidikan manapun.

“Klien kami Rektor UISU Prof Zulkarnain Lubis merasa dirugikan atas kebijakan yang diskriminasi itu dan sebagai bukti perlawanan hukum, berdasarkan pasal 1365 KUH Perdata yang berlaku, maka menuntut kerugian bersifat material sebesar Rp 27,8 miliar dan kerugian immaterial senilai Rp 100 miliar yang jumlah keseluruhannya mencapai Rp 127,8 miliar,” kata Iskandar.

Disamping gugatan kerugian material maupun immaterial katanya, Rektor UISU Prof Zulkarnain juga menuntut agar surat edaran yang disampaikan Koordinator Kopertis Prof Dian Armanto itu dibatalkan dan dicabut.

Sebagai konsekuensi atas jaminan ke pengadilan, Prof Zulkarnain bermohon kepada majelis hakim untuk meletakkan sita jaminan terhadap kekayaan milik Prof Dian Armanto berupa satu bangunan rumah berikut tanah yang berdomisili di Jalan Kelambir V Gang Ustad No 32 Kelurahan Tanjung Gusta Kota Medan dan terhadap barang-barang lain yang bergerak miliknya.

“Gugatan baik class action maupun citizen juridism terhadap klien kami, Prof Zulkarnain Lubis bisa dikabulkan dalam proses hukumnya dikarenakan, institusi pendidikan seperti UISU Al Munawwarah dan pimpinan universitasnya diperkenankan melakukan gugatan melawan pemerintah atau negara,” ungkapnya.  |Libiz|

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here