Beranda BANDA ACEH Tgk Usman “Pembelot” Yang Kembali Ke PDA

Tgk Usman “Pembelot” Yang Kembali Ke PDA

BERBAGI

Redelong (LeuserAntara) : Haluan politik Tgk Usman Yakub, anggota DPRK Bener Meriah dari Partai PDA (Partai Daerah Aceh) menuai “keraguan” di tengah publik. Isu merebak sebelumnya, ia akan merapat ke Partai Golkar di bawah pimpinan Ahmadi.

Namun, paska ditahannya Ahmadi yang juga Bupati Bener Meriah oleh Tim KPK, sikap dan pandangan politik Usman kembali berubah. Dia bermanuver dan kembali ke PDA sebagai induk semang yang sudah mengantarnya ke kursi dewan.

Informasi dihimpun, Tgk Usman disebut-sebut akan maju ke DPR Aceh melalui Partai Golkar.  Dirinya dikabarkan sudah bergabung di partai Golkar (Golongan Karya) dan Ormas kepemudaan Golkar AMPG. Namun, diduga ditahannya Ahmadi, membuat ia tidak jadi maju dari Golkar dan kembali ke PDA.

Sementara di sisi lain tiba-tiba posisi ketua PDA Bener Meriah yang semula dipegang Usman telah berganti kepemimpinan dan dijabat oleh Rahmah yang juga anggota DPRK Bener Meriah.

Isu lainnya beredar, atas kelakuan Usman Yakub yang “plintat-plintut” membuat PDA Provinsi bertindak, mencopotnya dari jabatan ketua partai. Bahkan dikabarkan Usman Yakub akan di PAW (pergantian antar waktu) oleh PDA. Namun, hingga kini belum ada turun surat PAW untuk Usman Yakub dari partai.

*Sudah Dapat KTA Golkar Usman Mundur

Terpisah, Wakil Ketua DPRK Bener Meriah dari Partai Golkar, Darwin saat dimintai keterangannya, Sabtu (29/9) malam via selular, membenarkan Tgk Usman beberapa waktu lalu telah menyatakan diri bergabung ke Golkar.

“Benar, saat itu Tgk Usman mengusulkan diri untuk maju sebagai kader Golkar di Pileg DPRA 2018. Malah Kartu Tanda Anggota (KTA) nya sudah ada. Namun, setelah pak bupati (pimpinan Golkar-red) ditahan KPK tiba-tiba ia mengundurkan diri dari Golkar,” kata Darwin.

Padahal lanjutnya, Tgk Usman juga saat itu untuk pertama kalinya mengikuti orientasi Caleg Golkar sesaat sebelum Ahmadi ditahan KPK di Takengen.

“Meski agak kecewa terhadap sikapnya. Namun, itu  sepenuhnya adalah hak politik dia untuk kembali ke PDA. Tentunya tidak ada kewenangan kami untuk menahannya,” ungkap Darwin.

*PDA Belum PAW Usman

Dihubungi terpisah, Sekjen Partai Daerah Aceh (PDA) Provinsi Aceh, Rajuan menyebutkan, pihaknya belum bisa menjawab apakah Usman di PAW atau tidak. Pun begitu dalam waktu dekat pengurus PDA akan menggelar musyawarah membahas beragam dinamika yang muncul  di internal partai.

“Tgk Usman selaku kader partai telah menemui Ketum di Banda Aceh. Dia telah memberikan keterangan yang kami perlukan dan beliau meminta maaf. Jadi soal PAW belum bisa kami jawab. Rencananya semua dinamika yang terjadi diinternal partai baru dibahas secara musyawarah dan mupakat pada tanggal 6 Oktober ini,” sebutnya.

Menurut Rajuan, setelah menemui Ketum PDA, pihak pengurus sudah menerima kembali Usman sebagai kader. Apalagi Usman tetap maju sebagai Caleg DPRK Bener Meriah dari PDA di 2019.

“Persoalan seperti ini bukan saja terjadi bagi kader kami di Bener Meriah, namun ada juga terjadi di kabupaten lainnya di Aceh. Beragam dinamika diinternal PDA ini, kami kira hal biasa dan semua nantinya akan dibahas dan diselesaikan dengan musyawarah mupakat,” ringkas Rajuan.

Terkait persoalan tersebut sampai berita ini diturunkan, Tgk Usman Yakub belum berhasil dimintai keterangannya. Sementara Sulaiman Sekjen DPW PDA Bener Meriah ketika hendak dikonfirmasi handphone-nya tidak aktip. [] (Lap. Irwandi MN/ foto:Ist)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here