Beranda ACEH TENGAH Teror Petugas Medis, Reje Karang Bayur Diadukan Ke DPRK

Teror Petugas Medis, Reje Karang Bayur Diadukan Ke DPRK

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara): Cut Farida Kepala Polindes Kp. Karang Bayur, Kec. Bies Aceh Tengah, diduga kerap mendapat teror dari reje (Kades) setempat.

Atas persoalan tersebut, belasan ibu rumah tangga mengadu ke DPRK. Mereka berharap kepala Polindes dapat kembali bertugas membantu dan melayani warga di sana.

Hal itu mencuat dalam laporan masyarakat di Kantor DPRK Aceh Tengah. Salman, ST Ketua Komisi D DPRK setempat, dalam rapat terbuka di ruangan komisi A mengatakan, belakangan Cut Farida selalu mendapatkan teror dari pihak lain agar pindah tugas dari desa tersebut tanpa alasan yang jelas.

“Ini aneh,  Farida tidak pernah berbuat salah di sana. Namun muncul desakan untuk dipindahkan terutama dari kepala kampung setempat,“ ucap Salman, dalam keterangan persnya, Jumat (6/7).

Menurutnya, berdasarkan aduan warga, reje kampung juga melakukan tindak penipuan dengan meminta  tanda tangan untuk turunnya bantuan. Namun ternyata disalahgunakan sebagai persetujuan pengusiran kepala Polindes.

“Merasa dikibulin kepala kampung, akhirnya Masyarakat berontak dan meminta kasus ini diusut,” katanya.

Senada, hal sama diutarakan Hamdan anggota DPRK Aceh Tengah lainnya, bahwa reje pernah diduga berencana akan membakar Polindes yang ditempati oleh Cut Farida.

“Saya mendengar dari Cut Farida yang mengadukan terkait dengan ancaman pembakaran tersebut. Atas persoalan itu, kasus ini harus sampai pada aparat penegak hukum. Apalagi berdasarkan laporan warga di Kp. Karang Bayur syarat dengan beragam masalah lainnya,” paparnya.

Cut Farida yang dimintai keterangannya mengatakan, dirinya selama ini bekerja sesuai prosudural di kampung tersebut dan melayani warga secara baik. Namun, tambah dia, dirinya sangat kecewa karena masih ada oknum aparatur kampung main ancam sehingga mengganggu kenyaman dalam bertugas.

“Selama ini saya bekerja dengan sepenuh hati dalam penanganan medis. Tapi entah mengapa ada upaya teror terhadap saya,” ujarnya.

Sementara, dalam pertemuan di Kantor DPRK ini juga hadir Kadis Kesehatan Aceh Tengah, Syukri Maha. Dikesempatan itu, ia menyebutkan, memenuhi permintaan warga Kp. Karang Bayur, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali menempatkan Cut Farida sebagai petugas medis di sana. [] (Laporan:Irwandi MN) 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here