Beranda NASIONAL

Siapa Yang Berkuasa, Komisi III DPR Atau KY ?

BERBAGI

index

JAKARTA |LeuserAntara| Kesungguhan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, dalam menyeleksi 12 calon hakim agung dipertanyakan. Menurut pengakuan anggota Komisi Yudisial, salah satu anggota Komisi III DPR yang akan menyeleksi, menawarkan uang hingga miliaran rupiah kepada komisioner Komisi Yudisial pada seleksi calon hakim agung akhir 2012.

Mendengar informasi ini, tentu orang bertanya siapa sebenarnya yang berkuasa, anggota Komiksi III DPR yang akan menetapkan Hakim Agung atau atau anggot KY yang menjaring para Calon Hakim Agung.

Demikian dikemukakan pengamat politik, Datuak Alat Tjumano, Minggu (22/9/2013) seraya menyimpulkan, inilah sebuah proses KKN yang menggambarkan kerjasama antara oknum Komisi III DPR dengan oknum anggota KY.

“ Karena batas permintaan sesuatu kelompok mengharapkan seseorang dapat dijaring sebagai Calon Hakim Agung, selanjutnya ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Komisi III DPR ,” sebutnya.

Menurutnya, Komisi III memang forum yang nantinya menetapkan seseoang menjadi Hakim Agung, namun orang yang diinginkan ditetapkan sebagai Hakim Agung tersebut harus dicalonkan oleh KY untuk dibahas oleh Komisis III DPR.

“ Untuk itu anggota Komisi III DPR yang bersangkutan, harus mampu menggarap anggota KY untuk mencalonkannya. Anggota KY yang membocorkan insiden ini boleh jadi seorang yang jujur dan bersih, tetapi bisa juga ada kepentingan lainnya ,” tambahnya.

Menurut pengamat politik dari Padang ini, ada sinyalemen apapun dewasa ini harus dijadikan proyek yang menghasilkan uang, apalagi pemilihan untuk sesuatu jabatan yang tentu sangat menarik bagi mereka yang tahu bahwa jabatan itu adalah posisi yang menghasilkan uang.(Rh)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here