Sebelum Tahun 2022 Aceh Tengah Entaskan Buta Baca Alqur’an

Takengon (LeuserAntara): Bupati Aceh Tengah, Drs Shabela Abubakar menegaskan sebelum menjelang tahun 2022, warganya harus bebas buta baca Alqur’an. Hal tersebut disampaikan ketika mewisuda 1.225 santriwan dan santriwati TPA dan TQA dari 14 kecamatan, Minggu (31/12) di halaman Setdakab Aceh Tengah.

“Kami berkeinginan dan terus berupaya mengentaskan buta aksara baca tulis Alqur’an, sehingga menjelang tahun 2022 tidak ada lagi warga muslim di daerah ini yang tidak bisa membaca Alqur’an,” ujarnya dihadapan ratusan orang tua santri yang hadir.

Shabela menggambarkan kalau dulu para orang tua meski kekurangan fasilitas penerangan, namun selalu mengaji dan mempelajari Alqur’an selepas bagda magrib.

“Orang jaman dulu gemar baca Alqu’an meski pake lampu teplok, lantunan ayat suci terdengar dimana-mana, bukan saja di joyah, menasah dan mesjid, tapi dirumah-rumah juga demikian, sekarang ini jarang kita temukan,” kata dia.

Dia berharap para ustad dan ustadzah agar terus mendorong anak-anak mencintai dan gemar mempelajari Alqur’an, bahkan katanya kedepan Pemkab Aceh Tengah akan melipat gandakan honor tenaga pendidik TPA dan TQA dari sebelumnya yang relatif masih kecil.

Menurut Shabela keberadaan TPA dan TQA sangat membantu program pemerintah dalam meningkatkan SDM yang berkualitas dan memiliki karakter Islami. (Ka)

 

 

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*