Beranda BENER MERIAH Samar Kilang Tak Lagi “Berlumpur”

Samar Kilang Tak Lagi “Berlumpur”

BERBAGI

Redelong (LeuserAntara): Ruas jalur utama masyarakat Samar Kilang di Kec. Mesidah, Bener Meriah yang sebelumnya sulit dilintasi mulai mendapat perhatian dan sudah dibangun menggunakan aspal hotmix.

Setidaknya, pembangunan ruas badan jalan beraspal hotmix ini dapat dilalui disepanjang jalur Pepedang-Tembolon. Pengerjaan jalan yang dikerjakan sejak September 2018 lalu kini sudah rampung dibangun dan dapat dilalui warga dengan nyaman.

“Pengerjaan jalan tersebut menelan biaya sekitar Rp20 M. Selain sesuai spesifikasi, jalan Pepedang-Tembolon, Samar Kilang ini dapat kami kerjakan tepat waktu,” kata Sukran, Direktur PT Dian Era Perdana merupakan rekanan pekerja proyek, Selasa (8/1).

Ditambahkan, badan jalan itu sendiri dibangun selebar 6 meter dengan panjang 6,1 kilometer dengan pagu Rp20 M sumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

“Proyek yang kita kerjakan di Segmen 1 (satu) ini hanya 6,1 KM, sedangkan selebihnya pembangunan jalan disepanjang jalur Samar Kilang ada juga dikerjakan oleh pihak rekanan dari Lhokseumawe,” ungkapnya seraya menyebutkan proses masa pemeliharaan jalan yang dibangun tersebut selama setahun.

Sementara itu, secara terpisah sejumlah warga Samar Kilang, pengguna jalan saat dimintai keterangannya menyebutkan, selesainya pembangunan ruas jalur dimaksud, selain berdampak langsung bagi transfortasi angkut hasil bumi juga telah mempersingkat jarak tempuh perjalanan dari Samar Kilang menuju Pondok Baru sebagai ibu kota kabupaten atau sebaliknya.

“Biasanya, untuk menjual hasil bumi dari Pepedang-Tembolon, Samar Kilang ke arah kota kami menghabiskan waktu dalam perjalanan sekira 1,5 jam. Tapi, Alhamdulillah kini sudah dapat ditempuh sekitar 30-45 menit. Terimakasih atas perhatian pemerintah,” ucap Yus, warga yang melintas memberi keterangan.

Informasi lain diterima, selain jalan yang sudah dibangun itu, sekitar 23 KM sisa akses warga di jalur Samar Kilang ini juga masih belum diaspal dan sulit dilintasi. Warga setempat berharap ke depan sisa badan jalan yang belum dibenahi ini dapat dibangun pemerintah secara bertahap.[] (Lap.Irwandi MN).

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here