Rekomendasikan Iberamsyah, Keputusan Golkar Aceh Tengah Dianggap Salah

Oleh: Waladan Yoga

Terkait beredarnya usulan nama nama calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Golkar mendapat sorotan dan kritikan dari kalangan masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Contoh sederhana, ketika Golkar Aceh Tengah tetap merekomendasikan pencalonan Anggota DPRA, Iberamsyah untuk tetap maju pada pemilihan Anggota Legislatif pada tahun 2019 mendatang.

“Sebagai konstituen di daerah pemilihan IV (Aceh Tengah – Bener Meriah) kontribusi beliau sebagai anggota DPRA dan sebagai perwakilan rakyat Gayo di Provinsi terasa sangat kurang sekali kontribusinya”

“Sulit untuk dapat merasakan kinerja beliau sebagai wakil Rakyat Gayo, selama hampir 4 tahun beliau duduk sebagai anggota DPRA capaian dan kinerjanya tidak terukur dan minim prestasi”

“Belum lagi, menurut pengamatan saya beliau sebagai wakil Rakyat Gayo hampir tidak pernah berbicara mengenai kepentingan Rakyat Gayo, dimana dan kapan beliau berjuang keras berbicara dan membela kepentingan Gayo? hampir tidak ada pembelaan beliau terkait kepentingan Gayo, baik secara media atau perdebatan di Parlemen”

“jika kita mengkaji dan membaca dimedia, Setiap tahun Anggota DPRA dapatkan Aspirasi Rp. 10 Milyar, pertanyaannya sederhana hampir 4 tahun menjabat berarti ada Rp. 40 Milyar dianggarkan untuk Aspirasi pak Iberamsyah dibawa kemana?, ini menjadi catatan penting untuk mengukur sejauhmana kepentingan Rakyat diutamakan, dibawa kemana saja Aspirasi itu? wajib kita pertanyakan sebagai Konstituen”

“Secara umur beliau juga sudah sangat senior, untuk itu dibutuhkan wakil rakyat Gayo yang lebih fresh dan energik, Gayo butuh wakil yang lebih agresif, punya jaringan luas dan dapat mempengaruhi kekuasaan dan kebijakan, saran saya kepada Pak Iberamsyah sudah waktunya istirahat, berikan kesempatan kepada yang muda”

DPD II Golkar Aceh Tengah harusnya dapat merekomendasikan orang orang yang mempunyai kredibilitas, Kapabilitas dan kapasitas yang mumpuni, jangan terjebak pada kepentingan sesaat, Golkar Aceh Tengah harus memikirkan untuk kepentingan jangka panjang, jika tidak mau ditinggalkan pemilih setianya.

Kasian saja, Partai sebesar Golkar yang mempunya banyak kader potensial dan mempunyai kapasitas, bagaimanapun juga potensi partai Golkar untuk memperoleh satu kursi DPRA pada 2019 terbuka lebar, kita harus jujur soal itu. sederhananya jatah Golkar di DPRA tidak akan bergeser.

“Namun jika yang direkomendasikan adalah kader yang salah maka kita sebagai konstituen wajib mengkoreksinya, bagaimanapun juga mereka yang terpilih akan menjadi wakil Rakyat Gayo untuk 5 tahun yang akan datang, yang berbicara soal kepentingan wilayah Gayo, yang akan bekerja untuk kesejahteraan bangsa Gayo, untuk itu kita patut memberi masukan dan kritikan soal kualitas calon wakil Rakyat Gayo di DPRA”

Jangan lagi, karena faktor kekuasaan dan kedekatan kemudian memaksakan calon calon Anggota DPRA yang sudah kita tahu kinerjanya, menurut saya sudah waktunya pak Iberamsyah istirahat dan memberikan kesempatan kepada kader yang lebih potensial, kalau tetap ngotot calonnya yang itu itu saja sebaiknya Konstituen di Aceh Tengah dapat menghindari untuk memilih calon dari Golkar”.

“Karena kita butuh wakil rakyat yang berkualitas dan keras memperjuangkan kepentingan rakyat Gayo, kedepan dan tidak terjebak pada kepentingan kelompok, harusnya DPD II Partai Golkar Aceh Tengah sudah memiliki standar penilaian dan rekam jejak selama beliau menjadi anggota DPRA, lain cerita jika DPD II hanya mementingkan kepentingan kelompok dan mengabaikan kepentingan Rakyat Gayo”

Opini oleh Waladan Yoga.

LSM Gerak Gayo Bener Meriah

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*