Beranda ACEH TENGAH Reje Karang Bayur: “Tidak Benar Saya Melakukan Teror”

Reje Karang Bayur: “Tidak Benar Saya Melakukan Teror”

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara) : Reje Kp. Karang Bayur, Kec. Bies, Aceh Tengah, membantah keras laporan warga terkait dugaan teror terhadap Cut Farida, petugas medis di Pustu setempat.

“Tidak benar saya meneror Cut Farida dan mengancam melakukan upaya pembakaran Pustu. Ini tuduhan tidak benar,” kata Muhammad Saleh, Reje Kp. Karang Bayur, dalam keterangan persnya, Sabtu (7/7) di Gedung PWI Aceh Tengah.

Perlu diketahui lanjutnya, persoalan pindahnya Cut Farida bukan atas keinginan dirinya maupun aparat kampung, namun berdasarkan permohonan warga Karang Bayur melalui surat tertanggal 5 Maret 2018.

Dalam surat yang ditandatangi oleh Muhlisin selaku perwakilan masyarakat tertera, adanya permohonan warga Kp. Karang Bayur kepada reje untuk segera memindahkan kepala Pustu karena tidak ada kecocokan serta mengingat yang bersangkutan telah berbuat hal yang tidak baik di sana.

“Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan saat itu serta berdasarkan desakan warga inilah, selanjutnya saya selaku reje membuat surat rekomindasi permohonan pemindahan kepala Pustu ke dinas terkait,” jelasnya.

Saleh juga membantah adanya upaya pengalihan peruntukan tandatangan seperti yang mencuat dalam laporan ibu-ibu (warga) yang melapor ke Komisi D DPRK Aceh Tengah.

“Tidak ada itu. Saya tidak pernah meminta teken warga untuk alasan bantuan dan lantas dipergunakan guna membuat surat pemindahan kepala Pustu. Ini tuduhan dan fitnah terhadap saya,” sebutnya.

Ditanya soal adanya sebagian dari warganya yang melapor ke DPRK dan meminta Cut Farida dikembalikan bertugas ke sana. Reje Karang Bayur tersebut menuturkan, ibu-ibu rumah tangga yang mengadu  ke dewan itu memiliki sentiment pribadi dengan dirinya.

“Yang melapor itu istri dari mantan kepala lorong dan kakaknya. Selama ini hubungan mereka dengan saya kurang harmonis lantaran suaminya saya berhentikan dari aparatur kampung karena alasan tertentu. Jadi, apa yang dilaporkan ke dewan itu semuanya tidak benar, saya tidak melakukan teror maupun berencana membakar Postu,” tukas Muhammad Saleh.[] (Laporan: Irwandi MN)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here