Ramadhan di Malaysia

SAAT berkunjung beberapa hari ke negara Kuala Lumpur, Malaysia, penulis berkesempatan melihat dari dekat tentang suasana dan kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H/2017 M.

Dihari pertama kami shalat isya dan tarawih di Masjid Besi. Hari kedua Surau (Menasah) Impian dan hari ketiga di Masjid Putra Jaya.

Ada beberapa hal yang menarik perhatian penulis, semua surau dan masjid di Kuala Lumpur menyediakan snack, minuman berbuka berpuasa dan diteruskan makan malam maupun makan sahur disiapkan oleh panitia masjid setempat.

Khusus di Masjid Besi Kuala Lumpur (KL) ada tempat shalat untuk Perdana Menteri Malaysia dan keluarga serta pegawai kerajaan yang dapat menampung sekitar 20.000 jamaah.

Di mesjid tersebut selama bulan Ramadhan disediakan 3.000 porsi makanan gratis setiap hari yang diperuntukkan khusus bagi para musafir maupun para jamaah baik saat berbuka puasa maupun setelah selesai shalat tarawih dan makan sahur bagi yang tidak pulang ke rumah (itikab).

Suasana yang penulis rasakan selama di KL kegiatan nuansa Islami yang sangat kental antara sesama umat muslim saling berlomba memberikan infaq dan sedekah maupun zakat yang mereka berikan dalam bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Saat itu penulis juga didampingi Ustad Yasman, Ustad Zainuddin dan Ustad Kalim putra asli Gayo Lues yang saat ini tinggal dan menetap di Kota Putra Jaya, Malaysia lebih kurang tujuh tahun yang lalu.

Mereka mengungkapkan kepada penulis, di Negeri Jiran itu, untuk bertahan hidup harus mempunyai ke ahlian terutama bidang keagamaan (Islam). Mereka mengaku dipercaya oleh masyarakat menjadi imam surau dan masjid dan menjadi guru tahfisz Al-qur’an bagi santri santri di pondok pesantren masing masing.

Kehadiran penulis ke Kuala Lumpur adalah dalan rangka silaturrahmi dan melihat suasana kegiatan Ramadhan dari dekat.[] (Laporan: Ibrahim MY wartawan LeuserAntara. com dari Kuala Lumpur, Malaysia)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*