Beranda ACEH TENGAH Program KTM Ketapang Linge “Tamat”

Program KTM Ketapang Linge “Tamat”

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara) : Keberadaan Kota Mandiri Terpadu (KTM) Ketapang di Kec. Linge, Aceh Tengah dipridiksi akan berakhir menjadi kisah nestapa. Pasalnya, di masa mendatang Pemda tidak lagi melanjutkan program pengembangan ternak sapi di sana.

“Ketapang tidak kami lanjutkan lagi. Daerahnya tandus, dan kalau ada pemeriksaan silakan,” kata Shabela AB, kemarin, menjawab awak media usai audiensi di ruang kerjanya.

Program KTM di masa bupati sebelum Shabela ini, dipridiksi telah menelan anggaran milyaran rupiah. Saat itu, pemerintah menempatkan lebih dari 200 Kepala Keluarga (KK) peternak di sana secara bertahap. Selain jatah hidup, rumah hunian, areal gembala, ada ribuan ekor sapi dikucurkan ke lokasi “berjilid” ini (Ketapang I, II dan III).

Namun perjalanan program ini “diwarnai” beragam persoalan. Mulai bibit sapi yang tidak sesuai spesifikasi hingga ada pejabat di Dinas Peternakan yang tersandung ┬áTipikor dengan temuan BPK adanya kerugian negara sekitar Rp1,4 milyar. Kasus tersebut akhirnya ditanggani pihak hukum dan sudah turun vonis dari pengadilan.

“Bibit sapi yang diturunkah belum disapih dan terlalu kecil. Belum lagi pemberian Jadup di sana yang mungkin terlama di dunia. Program ini tidak lagi kami lanjutkan,” ungkap Shabela.

Meski demikian, bupati Aceh Tengah ini menyebutkan, meninjau dari potensi wilayah seharusnya proyek milyaran ini lebih tepat dikembangkan di Kecamatan Jagong. Wilayah yang disebutkan Shabela, merupakan kecamatan yang bertetangga atau berbatasan langsung dengan Linge.

Catatan media ini, kasus teranyar di KTM Ketapang yakni temuan adanya kasus pembangunan sarana ibadah dengan pagu sekitar Rp3 M yang kondisinya terlantar. Kasus tersebut sejauh ini sedang di dalami Polres Aceh Tengah. [] (Laporan: Irwandi MN)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here