Beranda ACEH TENGAH Polres Gayo Lues Tangani Kasus Baju Seragam Anggota Linmas Senilai Rp 1.4...

Polres Gayo Lues Tangani Kasus Baju Seragam Anggota Linmas Senilai Rp 1.4 Milyar

BERBAGI
Perlengkapan
Perlengkapan
Dugaan tindak pidana kasus korupsi seragam Linmas tahun 2011 di kabupaten Gayo Lues

Blangkejeren,|Alabaspos.com|Polres Gayo Lues saat ini sedang menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian seragam anggota Linmas tahun anggaran 2011 lalu,dimana anggaran pengadaan pakaian tersebut bersumber dari APBK Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrimnya AKP.Afrizal.SE.MM.kepada media alabaspos.com usai serah terima jabatan dengan Kasatreskrim yang lama Iptu.Herly Purnama senin 13/1/2014.

AKP.Afrizal didampingi Kanit Tipikornya Aiptu.Hendra Kurniawan memaparkan penangan kasus tersebut,berawal dari informasi yang diterima oleh polisi dari pengembangan serta pemeriksaan saksi ada dugaan penyelewangan keuangan negara dalam pengadaan pakaian linmas tersebut.

“kita sudah memeriksa anggota Linmas yang mendapat pakaian seragam tersebut,dari pengakuan saksi itu,ada beberapa item yang tidak diterima oleh anggota linmas seperti,sarung tangan,Sangkur dan rompi padahal barang tersebut masuk dalam pengadaan,dengan jumlah sebanyak 750 setel lengkap.selain itu ada perbedaan yang menyolok dalam daftar harga yang dikeluarkan oleh pihak perencana dalam tender yang dilakukan,seperti untuk sepasang pakaian harganya Rp 560 ribu,sedangkan harga Distributor hanya dengan bahan yang sama harganya Rp.85 ribu.harga sepasang sepatu PDL diperencanaan harga Rp 370 ribu,sedangkan harga di Distributor hanya Rp 135 ribu hingga Rp 145 ribu.pembengkakan anggaran dari perencana anggaran dapat terlihat di seluruh barang kelengkapan anggota Linmas,yang berjumlah 16 item,ada dugaan mark up dalam perencanaan tersebut,dan kasus ini masih terus didalami oleh Tipikor Polres Gayo Lues” ujar Aiptu.Hendra Kurniawan.

Adanya informasi bahwa kasus pengadaan pakaian anggota Linmas itu sudah pernah ditangani oleh Kejaksaan negeri Blangkejeren,dibenarkan oleh Kepala kejaksaan negeri setempat,Kajari M.Husein Admaja mengatakan kasus tersebut sudah pernah ditangani oleh kejaksaan namun apa hasil dari kasus itu sendiri Kajari belum mengatahui banyak,sebab alasannya kasus baju anggota Linmas saat itu Kajarinya Basrul Nas.
“saya memang ada mendapat informasi soal kasus tersebut,tetapi sejauh mana pengungkapan kasusnya saya tidak tahu,tentunya akan kita chek kembali” ujar M.Husein Admaja

Alamsyah Budi salah seorang Kasi di Kejaksaan Negeri Blangkejeren dihadapan Kajari mengatakan,kasus baju anggota Linmas memang pernah ditangani namun tidak ditemukan bukti yang akurat untuk menindak lanjuti kasusnya.

“saat itu kami memang melakukan pemeriksaan dari semua berkas hingga berita acara serah terima barang,namun tidak menemukan adanya permasalahan dalam pengadaan baju anggota Linmas itu” ujarnya.

Ketika ditanyakan kepada Kajari, bahwa pihak Kepolisian menemukan bukti adanya tiga item Barang kelengkapan pakain anggota Linmas,yang tidak diterima oleh anggota Linmas padahal barang kelengkapan itu termasuk dalam pengadaan barang.

“hal itu sah sah saja dan itu dalam istilah hukum disebut Novum,artinya bukti baru kalaupun kasusnya sudah ditutup,jika ada bukti baru ditemukan bukan tidak mungkin kasus itu,akan dimunculkan kembali,jadi silahkan saja pihak Kepolisian melakukan pendalaman dalam temuan baru tersebut” ujar Kajari M.Husein Admaja.SH.(azl)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here