Beranda BENER MERIAH

Pacuan Kuda Gayo Berbeda Dengan Pacuan Kuda Ditempat Lain

BERBAGI

Redelong (LeuserAntara): Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi membuka Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) Tahun 2020 sekaligus menutup even pacuan kuda tradisional Gayo di lapangan Sengeda, Minggu (2/2).

Dalam sambutannya, Bupati Tgk. H. Sarkawi menyampaikan, even pacuan kuda tradisional di Tanah Gayo adalah pesta rakyat, berbeda dengan pacuan kuda yang ada diwilayah lain, yang Event Organizer (EO)nya dan pesertanya sudah professional, “tapi pacuan kuda di Bener Meriah adalah pacuan kuda festa rakyat, semuannya oleh rakyat, dari rakyat dan untuk rakyat, panitiannya adalah rakyat, pesertanya adalah rakyat dan dinikmati bersama oleh rakyat, ini yang membedakan pacuan kuda di gayo dengan pacuan kuda yang ada tempat lainnya,” kata Abuya Tgk. H. Sarkawi.

Lebih jauh dikatakan bupati, pada kegiyatan tersebut masih terdapat banyak kekurangan yang terus harus dibenahi bersama, “tadi kami diskusi dengan Wakil Ketua DPR Aceh saudara Hendra Budian, kita berharap Stadion Sengeda ini selesai nanti pada Tahun 2021, karena bila stadion ini tidak dibenahi, maka, wajah stadion ini akan terus seperti ini, mudah-mudahan selesai di Tahun 2021 insya ALLAH, ini semua perlu do’a dan dukungan kita semua,”ucap Tgk. H. Sarkawi.

Bupati Bener Meriah itu juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sangat besar kepada seluruh panitia yang terlibat dalam even pacuan kuda serta GaMiFest Tahun 2020 atas kerja keras selama ini untuk mensuksekan kegiatan tersebut.

Sebelumnya, Sekda Bener Meriah Drs. Haili Yoga selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah tersebut dapat menambah kunjungan wisata ke daerah itu, serta dapat meningkatkan ekonomi kreatif warga.

Sekda menjelaskan, terkait GaMiFest, Bener Meriah telah menyelenggarakan sejumlah rangkaian kegiatan, sejak Tanggal 26 Januari hingga 2 Februari 2020, yang dimulai dengan Redelong Adventure Bike yang di ikuti hamper 1700 peserta yang hadir, kemudian pelaksanaan minum kopi Gayo geratis di Lapangan Pacuan Kuda Sengeda, yang dinikmati hampir 60 ribu orang, “dan yang terahir akan nada show para motor, para laying yang dilakukan oleh putra Bener Meriah,”terang Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si.

Disisi lain, Drs. Haili Yoga, M.Si selaku panitia penyelenggara menyampaikan maaf, mungkin sejak berlangsungnya even pacuan kuda tradisional Gayo di Kabupaten Bener Meriah banyak terdapat kekurangan disana-sini, “kami mohon maaf kepada seluruh pengunjung bila kegiatan yang kami selenggarakan ini masih banyak terdapat kekurangan. Kepala seluruh panitia, pihak keamanan, dan sponsor kami ucapkan terimakasih,”pinta Sekda Bener Meriah itu.(cih)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here