Beranda BENER MERIAH Orang Kaya, PNS Jangan Rakus Terima Raskin

Orang Kaya, PNS Jangan Rakus Terima Raskin

BERBAGI
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

REDELONG |LeuserAntara| Program pemberian beras miskin (Raskin) sengaja diluncurkan oleh pemerintah bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin (RTM), sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Namun, yang anehnya, di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah banyak orang kaya (mampu-Red), bahkan PNS ngaku-ngaku miskin dan menerima bantuan beras miskin.

Demikian yang dikatakan Firman, warga Pintu Rime Gayo Bener Meriah, Minggu (16/3/2014) dan menambahkan, ada di beberapa kampung, setiap tahunnya permintaan bantuan Raskin bukan berkurang, malah bertambah.” Ini menandakan bertambahnya orang miskin, atau banyak yang mengaku-ngaku miskin, sehingga agar diberikan bantuan ,” sebutnya heran.

Begitu juga dengan di Aceh Tengah, di sejumlah kampung ada juga orang kaya (mampu-Red), PNS mengambil beras jatah masyarakat miskin.” Ahirnya, orang miskin bertambah di Gayo, karena yang menerima raskin bukan hanya yang berhak. Tapi, banyak juga siluman ,” ucap Ali warga Kebayaken.

Seandainya si kaya dan PNS tersebut jujur dan tidak rakus, jumlah beras yang akan diterima oleh rumah tangga miskin akan lebih banyak. Sehingga target pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat akan tercapai dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Bukan malah bertambah beban pemerintah.

“ Saya berharap para Reje Kampung untuk tidak membagi-bagikan beras miskin, yang merupakan jatah masyarakat miskin. Jangan dibagi-bagikan kepada orang kaya dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ,” kata Firman.

Lebih jauh dia mengatakan, dia selama ini telah menerima informasi dari berbagai sumber kalau selama ini pembagian beras miskin dilakukan dengan cara bagi sama rata. Jumlah beras yang diterima masyarakat miskin sama dengan jumlah beras yang diterima orang kaya dan PNS. (Min)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here