Beranda ACEH TENGAH

Miris!!!Sisa Material Proyek Milyaran Rupiah di Aceh Tengah Dibersihkan Anak SD

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara): Miris, pengerjaan proyek pembangunan ruang kelas belajar di SD N 10 Bebesen di Aceh Tengah bernilai milyaran rupiah diduga telah melanggar ketentuan. Hal tersebut lantaran dalam membersihkan sisa puing bangunan telah melibatkan para murid yang belajar di sana.

Persoalan di atas mencuat kepermukaan setelah seorang wali murid yang tidak ingin namanya dipublikasi menyampaikan kekecewaannya ke awak media, Rabu (14/1) di Takengen.

“Saya menyaksikan langsung, para murid termasuk anak saya membersihkan sisa puing bangunan proyek. Seharusnya pihak rekanan bertanggungjawab membersihkan sisa pekerjaannya,” sesal sumber.

Terkait keluhan wali murid ini, Dinas Pendidikan Aceh Tengah ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengarahkan pihak sekolah untuk melibatkan para murid dalam membersihkan sisa material bangunan proyek.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan untuk membersihkan sisa material proyek. Namun tak direspon. Perlu juga diketahui, tidak ada perintah menyuruh murid SD membersihkannya,” jelas Mirwansyah, Sekretaris Disdik Aceh Tengah saat dimintai keterangannya secara terpisah di kantornya.

Menurutnya, lantaran permintaan pembersihan puing bangunan proyek sekolah yang tidak diindahkan pihak rekanan, pihaknya selanjutnya memerintahkan PPTK proyek untuk “mensterilkan” sekolah dari sisa material proyek.

“Waktu itu, PPTK telah saya perintahkan untuk membersihkannta (sisa proyek) sebelum para murid masuk sekolah. Malah saya juga ada dikirimi foto dari mereka, bahwa sisa puing telah dibersihkan,” ungkapnya.

Tidak hanya sampai di situ, selain menghubungi pihak PPTK, Mirwan juga yang saat itu berada di ruang kerjanya langsung menuju SD N 10 untuk mengkroscek kondisi di lapangan. “Semuanya akan kita bereskan. Insyaallah semuanya besok sudah dibersihkan. Lain itu, kami juga akan minta PPTK untuk segera menyelesaikannya,” sebutnya dalam pertemuan dihadiri Kepsek SD N 10, seorang PPTK dan wartawan.

Informasi lain dihimpun, proyek bernilai milyaran rupiah pembangunan ruang belajar di SD N 10 Bebesen tersebut bersumber dari dana Otsus 2019 dan DAK 2019. Dikerjakan oleh CV Bintang Perkasa (bangunan ruang belajar) dan perehapan ruang kelas secara swakelola (P2S). Sampai berita ini diturunkan pihak rekanan belum berhasil dikonfirmasi.[] (Ir)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here