Beranda ACEH TENGAH Melongok Andil Pengurus Demi Prestasi PORA

Melongok Andil Pengurus Demi Prestasi PORA

BERBAGI

MENGGAPAI prestasi di bidang olahraga bukanlah semudah membalikan telapak tangan. Ada proses berliku untuk meraihnya. Selain peran atlet, ada campur tangan pengurus yang turut mengiringi.

Seperti kisah kontingen  asal Kabupaten Aceh Tengah di saat berlangsungnya ajang Pekan Olah Raga Aceh (PORA) 2018 yang baru saja usai digelar, daerah dingin ini sukses mendulang 31 medali emas, 36 perak dan 33 perunggu.

Hasil 100 keping medali telah mengantar daerah kopi ini bertengger di urutan ke 5 teratas peraih medali terbanyak se- kabupaten/kota di Aceh. Capaian gemilang ini tak terlepas dari perjuangan dan do’a dari semua pihak.

Lain itu, pengumpulan medali di kancah PORA tersebut, selain adanya peran pengurus dari Disparpora Aceh Tengah juga bagaimana beratnya tanggungjawab KONI meraih target yang diemban kontingen.

Catatan penulis, dalam menyukseskan prestasi PORA bukan saja tenaga dan pikiran yang dibutuhkan, namun ada suka duka serta tanggungjawab pengurus di dalam proses raihan prestasi itu.

Upaya yang dilakukan KONI Aceh Tengah misalnya, saban hari tim yang langsung dipimpin Ketum KONI Zulkifli, Illiyandi (Sekum), Yusri Fauzi (Bendahara) dan anggota; Mukhtar, Edy Saputra, Zul MD, Hardy serta yang lainnya sangat luar biasa. Mereka kerap bekerja ekstra. Kurang istirahat. Tidur apa adanya. Hal ini demi marwah daerah dan harapan mengejar prestasi.

Selama berlangsungnya ajang empat tahunan ini, pengurus KONI bagai tak pernah mengenal lelah. Siang malam mendampingi atlet. Baik di saat pertandingan berlangsung maupun ketika atlet beristirahat di basecamp yang dipusatkan di SD N 2 Jantho. Hal sama juga dialami serta dilakukan para pegawai yang bertugas dari Disparpora.

Patut diacungi jempol, para pengurus olahraga ini juga kerap “begadang”. Mereka kerap menyatroni satu demi satu tempat atlet menginap. Misinya yakni berupaya memotivasi dan memompa semangat atlet. Lelah tentu menghinggap. Namun, kondisi itu seperti terabaikan.

Kini seiring berakhirnya PORA 2018, tugas berat itu telah usai. Sejarah telah mencatat kerja keras dan buliran keringat  segenap atlet, official, pelatih dari setiap cabang olahraga maupun andil pengurus KONI dan Disparpora telah mampu mendongkrak prestasi dan citra Kabupaten Aceh Tengah kepermukaan.[] **Irwandi MN

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here