Beranda BERITA Masuk DPO Polisi, Tersangka Money Politik Buron

Masuk DPO Polisi, Tersangka Money Politik Buron

BERBAGI

BLANG KEJEREN|LeuserAntara| Tidak menghadiri panggilan polisi untuk dimintai keterangannya, Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati di Pilkada 2017, Abd Rasad-Rajab Marwan (SARAMA) di Pilkada 2017 masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi diperoleh wartawan Senin, (13/03/17), Polres Gayo Lues telah mengeluarkan surat DPO yang ditandatangani Kasat Reskrim Iptu Pol, Eko Rendi Oktama tertanggal 3 Maret 2017 yang ditujukan untuk kedua tersangka.

Berdasarkan hasil rapat pleno yang digelar sentra Gakumdu Gayo Lues pada 24 Februari – 1 Maret 2017, salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues nomor urut 2 itu diduga terlibat politik uang (money politic) sebagai calon bupati di Pilkada.

Menimbang kasus tersebut ada unsur pidana maka dilimpahkan ke pihak kepolisian, sehingga untuk melengkapi berkas pihak Reskim Polres Gayo Lues memanggil tersangka untuk dimintai keterangan.

Namun yang bersangkutan belum memenuhi panggilan pihak kepolisian. Sedangkan ditetapkannya mereka menjadi tersangka setelah ada pengaduan dari pasangan calon Bupati / Wakil Bupati Gayo Lues nomor urut 1 H. Adam – Iskandar (HADIS). Dimana yang bersangkutan terindikasi melakukan politik uang menjelang pemungutan suara pada 15 Februari 2017.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun dari sumber terpercaya, kedua tersangka “buron” dimaksud diancam melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Bila terbukti terlibat kasus politik uang diancam dengan hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 6 tahun, atau denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.[] (TR)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here