Lapuk, Jembatan Wih Ilang Segera Dibenahi

Takengen (LeuserAntara) : Akibat termakan usia jembatan utama berbahan kayu antar kecamatan di Kp. Wih Ilang tepatnya di depan eks kantor pos polisi menghubungkan Kec. Pegasing-Atu Lintang maupun Jagong Jeget di Aceh Tengah kropos, sebagian miring dan mengancam pengguna jalan.

Rusak dan lapuknya bahan sarana tersebut terjadi Rabu (9/5). Menyebabkan aktifitas warga yang melintas tersendat. Atas peristiwa itu pihak terkait langsung turun tangan. Mengarahkan pengguna jalan untuk menempuh jalur alternatif.

“Saat itu, kebetulan kami melintasi jembatan. Kondisi jalan sudah tak memungkinkan untuk dilalui, terutama kendaraan bertonase berat. Kemudian saya melakukan koordinasi dengan camat Pegasing maupun ke Kadis PUPR Aceh Tengah,” Kata Erwin Pratama, Camat Atu Lintang yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kp. Wih Ilang di Kec. Pegasing, Sabtu (12/5).

Menurutnya, setelah dirinya melakukan koordinasi dengan instansi terkait dimaksud, proses penangganan langsung dilakukan. Selain mengarahkan aparat kampung untuk mengarahkan kendaraan melintas via jalur alternatif, juga petugas dari PUPR langsung turun mengkroscek ke lokasi itu.

“Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, kendaraan yang melintas dari dan ke Takengen menuju Atu Lintang-Jagong Jeget maupun sebaliknya dapat menggunakan jalur alternatif via Arul Badak menuju jalan utama yang tembus di Wih Terjun Kp. Wih Ilang,” jelas Erwin.

*Secepatnya Diperbaiki

Menyikapi hal itu, Kadis PUPR Aceh Tengah, Subhandy AP dihubungi terpisah via selular menyebutkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi jembatan itu ke PUPR Aceh. Dalam beberapa hari ke depan sudah direncanakan pembangunan jembatan bailey.

“Informasi tersebut saat kejadian langsung kami sampaikan ke UPT 3 Provinsi Aceh. Hari ini juga petugas dari PUPR Aceh turun ke lapangan untuk mengecek sekaligus menyurvey sebelum diganti dengan jembatan bailey,” ungkapnya.

Untuk itu lanjut Subhandy, masyarakat diharap bersabar karena diperlukan waktu untuk mengangkut material ke lokasi serta proses pembangunannya.

“Mudah-mudahan segala sesuatunya segera dapat teratasi. Sehingga aktifitas warga tidak terganggu lagi. Kami berharap masyarakat untuk saat ini bisa bersabar,” ringkasnya. [] (Laporan: Irwandi MN)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*