Kopi Gayo “Beraksi” di Cafe Show Seoul 2017

SEOUL (LeuserAntara): Antusiasme Pengunjung Café Show Seoul 2017 Kementerian Koperasi & UKM, bekerja sama dengan SBC Korea (Korea Small & Medium Business Corporation) untuk kali pertama mengusung koperasi dan UKM kopi Gayo di Café Show Seoul Korea.

Kegiatan yang didukung oleh Kementerian Perdagangan dan ITPC Busan, mempromosikan produsen kopi dari Gayo yaitu KBQ Baburrayyan, Koperasi Arisarina, dan Kenred Coffee Roaster.

SBC Korea adalah sebuah organisasi nirlaba, yang didanai oleh pemerintah korea untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah dan program-program untuk menumbuh kembangkan dengan baik UKM Korea.

Kolabirasi yang apik, dalam menjalin kerjasama yang baik antara produsen dan konsumen dalam industri kopi melalui business matching.

Bertajukkan The 16Th Seoul Int’l Café Show, Café Show Seoul 2017 berskala 600 exhibitors, 2,000 Booths dari 40 negara dengan 160,000 visitor dari 80 negara.

Pameran berlangsung dari 9-12 November 2017 di COEX Seoul Korea.

Ibu Destry Anna Sari, Kepala Devisi Perencanaan Deputi Menteri untuk Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, dalam pameran kali ini menstrategikan kopi Gayo sebagai salah satu backbone dalam Café Show Seoul 2017.

Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan diri pelaku koperasi & UKM, sebagai produsen kopi Indonesia dipasar yang focus kepada end buyer yang demanding terhadap keunikan cita rasa kopi dan kualitas.

Selain focus, hal tersebut akan mengurangi kompetisi yang kontraproduktif bagi pelaku Koperasi & UKM, jangan sampai kekayaan dan keaneka ragaman kopi yang dimiliki Indonesia justru menjadikan kopi Indonesia saling bersaing dipasar yang sempit.

Cupping Sessions; Business Matching

Banyak café shop di kota Seoul yang bahkan buka 24 jam sehari 7 hari seminggu, menunjukkan bahwa kopi adalah bagian dari gaya dan dinamika hidup warga Seoul.

Bukan sesuatu yang mengejutkan bahwa kopi menjadi hal yang personal bagi kota Seoul, menjadikan animo kota terhadap Café Show sangat tinggi.

Tentulah admosfir kopi di kota Seoul ini, adalah gravitasi yang baik bagi kopi Gayo. Tumbuh kembang café shop, roaster dan gaya hidup, dinamika dan harmoninya, merupakan sebuah Orchestra bagi Kenred Coffee Roaster.

Pasar kopi Korea merupakan media inkubasi bisnis ideal bagi koperasi dan UKM Indonesia dengan one village one product one buyer.

Kementerian Koperasi dan UKM serta SBC Korea menangkap baik kesempatan tersebut sebagai sebuah program kerjasama.

Meskipun belumlah sempurna, karena masih banyak café shop ingin memesan langsung kopi Gayo dari produsen, namun terkendala dengan biaya logistic, sehingga hal tersebut menjadi pertimbangan tersendiri bagi kedua belah pihak, sekaligus menjadi perhatian bersama guna mencari solusi terbaik bagi kopi Indonesia.

Beberapa buyer diluar Korea juga meminati kopi Gayo untuk menjadi produk utama mereka, salah satunya Roastmaster dari Russia.

Selain itu dengan jaminan supply sebuah Group di Industri makanan dan minuman dari Korea, sangat berminat untuk memindahkan fasilitas produksi mereka ke Indonesia salah satunya Gayo guna memproduksi kopi 3 in 1.

Tentu, hal tersebut sebuah kesempatan baik untuk diwujudkan, sekaligus mempererat hubungan kerjasama kedua negara terutama melalui kerjasama bagi Koperasi dan UKM melalui Kementerian Koperasi & UKM Republik Indonesia dan SBC Korea. (Reportase oleh Y. Sunyoto dan Iwan Rakhmat)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*