Beranda NASIONAL Konvensi Demokrat Tiru Budaya Politik AS

Konvensi Demokrat Tiru Budaya Politik AS

BERBAGI

index

JAKARTA |LeuserAntara| Memang siapapun pasti tahu, bahwa budaya politik memilih Capres melalui forum konvensi adalah budaya politik yang berasal dari Partai Republik dan Partai Demokrat di AS, yang ingin memilih capres dari kalangan kadernya sendiri.

Konvensi bahkan budaya politik yang tidak disebut oleh Konstitusi AS, tetapi murni tradisi partai. Demikian dikemukakan mantan Kepala BAKIN, Soedibyo di Jakarta, Kamis (5/9) seraya menegaskan, sehingga terasa aneh apabila konvensi Capres sesuatu partai yang meniru budaya Partai Politik di AS, mengundang tokoh yang diketahui adalah kader politik dari Partai lain.

Masalah ini seperti yang dilakukan oleh Slamet Efendi Yusuf yang menjelaskan, mengapa Golkar mengundang Jenderal SBY dalam Konvensi Capres Golkar pada tahun 2004, maka pasti pada saatnya akan ada penjelasan dari Partai Demokrat mengapa Partai Demokrat mengundang kader-kader politik dari partai lain dalam Konvensi Capres Partai
Dermokrat tahun 2013-20124.

Menurutnya, sekedar menduga-duga alasan undangan dari Partai Demokrat kepada beberapa kader politik dari partai lain adalah, apapun partai yang dianut, semua kader politik di Indonesia haruslah seorang reformis yang berfikir, bekerja dan bertindak untuk mewujudkan cita-cita Proklamsi, sebagaimana terkandung dalam Pembukaan atau Preambule UUD tahun 1945 naskah asli.(ed)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here