Ketika “Duo” Irmansyah Dari Kepulauan Seribu dan Negeri Lereng Merapi Membahas Gayo

REDELONG : Irmansyah, Bupati Kepulauan Seribu ternyata merupakan putra Gayo yang kini mendapat kepercayaan dari Pemerintah DKI untuk mengemban tugas di sana. Sosok kelahiran asal daerah kopi ini merupakan alumni APDN Bandung 1989.

Dalam kepulanganya ke Gayo, Aceh, Bupati Kepulauan Seribu itu menitipkan harapan untuk suatu saat bisa memimpin di Bener Meriah atau Aceh Tengah. Asa itu disampaikannya  sesaat setelah tiba di kampung halamannya (Tanoh Gayo-red) Kamis (2/11/17) mengunakan pesawat Wings Air ATR72 via Kualanamu, Sumatera Utara.

Orang nomor satu di Kepulauan Seribu itu setibanya di Tanoh Gayo langsung disambut oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bener Meriah, yang juga bernama sama, Irmansyah. Suasana kekeluargaan tampak akrab antar keduanya, sapaan, percakapan dan senyum tawa menghiasi pertemuan “duo” Irmansyah ini.

Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan oleh Kadis Kominfo Bener Meriah itu disambut dan dijawab dengan penuh senyuman, tampak tidak ada kecanggungan dimimik wajah keduanya.

Tak terasa hampir delapan hingga 10 menit mereka berbincang hangat di depan pintu kedatangan Bandara Rembele. Bahkan, sebelum meninggalkan Bandara, Bupati Kepulaan Seribu tersebut menitipkan beberapa pesan untuk pemimpin Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Berikut kutipan perbincangan Bupati Pulau Seribu dan Kadis Kominfo Kabupaten Bener Meriah dikesempatan itu;

Kadis Kominfo : Dalam rangka apa abang pulang kampung?

Bupati Kepulauan Seribu : Kedatangan saya ke Tanoh Gayo ini, isnyahallah menjadi wali pernikahan keponakan saya, mungkin besok kami sudah kembali ke Jakarta.

Kadis Kominfo : Selaku putra Gayo, untuk Bener Meriah lima tahun kedepan apa kira-kira  harapan yang ingin abang sampaikan?

Bupati Kepulauan Seribu : Yang pasti Bener Meriah harus membuat perencanaan yang terintegrasi, tentunya dengan semua pihak yang ada. Termasuk juga dengan pemerintah Provinsi Aceh hingga pemerintah pusat.

“Sehingga pembangunan di Kabupaten Bener Meriah ini bisa cepat dan menjadi efektif dan efesien, karena semua pihak merasa berkepentingan untuk membangun Bener Meriah, intergrit planning (perencanaan integritas-red) dan budget in controller (control anggaran) yang paling terpenting.”

Kadis Kominfo : berhubung beberapa minggu ke depan Kabupaten Aceh Tengah akan dipimpin oleh Shabella Abubakar dan Firdaus. Apa kira-kira harapan yang abang ingin sampaikan?

Bupati Kepulauan Seribu : Sekali lagi, seperti yang saya katakan tadi, harus bersama semua pihak membuat perancanaan, apa yang menjadi potensi yang paling besar. Salah satu yang penting sebetulnya sekarang ini adalah Indonesia secara keseluruhan, mungkin juga Bener Meriah dan Aceh Tengah yaitu menekankan minat kunjungan bagi tourism dan ivestasi.

“Tapi dalam dunia investasi kita harus berhati-hati, karena investasi itu betul-betul orang-orang yang berkomitmen untuk membangun. Jangan hanya investasi mereka untuk berkepentingan mengeksplorasi semua yang ada di kita ini Aceh Tengah dan Bener Meriah, “terus sudah”  dibawa ketempat mereka semua, tanpa ada titik terang.”

Demikianlah bincang-bincang singkat yang terjadi di Bandara Rembele antara Bupati Kepuluan Seribu Drs. Irmansyah, M.Sc dan Irmansyah, S.STP Kadis Kominfo di Negeri “Lereng Merapi” ini.[] (***) 

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*