Kesepakatan Dilanggar, Mahasiswa STIKES Payung Negeri “Curhat” ke Wakil Bupati Bener Meriah

Bener Meriah (LeuserAntara): Mahasiswa tingkat pertama Stikes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah, tuding pihak yayasan STIKes langgar kesepakatan, yang telah di tanda tangani antara pihak mahasiswa dan pihak yayasan.

Hal itu disampaikan salah satu perwakilan Mahasiswa dalam Audiensi  dengan Wakil Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi yang didampingi Asesten II Abdul Muis, ST. Selasa (10/4/2018) di Aula Sekdakab setempat.

Dimana dalan kesepakatan proses pembelajaran program studi SI keperwatan, dilaksanakan di STIKes Nurul Islam Sigli selama 2 bulan penuh persmester, selain itu diberikan kos secara gratis, dan juga uang SPP di potong 250000 persmester.

Namun ternyata status mahasiswa tingkat pertama itu tidak diakui oleh yayasan STIKes Nurul Islam karena nama mereka tidak terdaftar di Dikti.

Selain itu juga, menurut perwakilan mahasiswa STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah kos yang diberikan juga tidak sesuai. Bahkan lebih ironisnya lagi ada rekaman percakapan antara mahasiswa dengan pihak STIKes, yang mempertanyakan status yayasan mereka, dan dalam rekaman yang diputar tersebut mengatakan bahwa izinnya telah dijual sejak tahun 2015 .

Akibat rekaman itu pihak mahasiswa/i dan orang tua mereka merasa kwatir sehingga mereka menjumpai Wakil Bupati Bener Meriah Abuya Syarqawi  untuk beraudensi, dan minta penjelasan dari pihak Yayasan.

Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah Tgk H Sarkawi yang didampingi Asesten II Abdul Muis, ST dan perwakilan yayasan STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam di Bener Meriah menyatakan, saya akan memberikan ultimatum pada pihak yayasan untuk menyelesaikan permasalahan ini dalam satu minggu kedepan.

Dilanjutkan, dan apabila dalam waktu satu minggu pihak yayasan tidak menyelesaikan persoalan ini maka saya akan mendorong pihak mahasiswa untuk melanjutkan ke proses hukum. Tegas Abuya Sarkawi.

Sementara itu Abdul Muis Asesten II mengatakan, dalam waktu dekat pihak yayasan akan datang memberikan penjelasannya.

” Setelah kami komunikasi via Hanpone dengan pihak yayasan, besok atau lusa mereka akan datang memberikan penjelasan terkait persoalan mahasiswa STIKes tingkat pertama ” jelas Abdul Muis. (Samsuddin )

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*