Jpeg

Kerjaan Proyek Lamban, CV MM Didenda 150 Ribu Perhari

Blangkejeren (LeuserAntara): Pelaksana Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Tongra (Lanjutan) didenda Rp. 150 ribu/hari, karena pekerjaannya tidak mencapai target waktu yang ditentukan.

Seharusnya, pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan terabut, selesai pada tanggal 30 oktober 2017 dengan nomor kontrak 2.9/SP/KPA/-PUPRGL/OTSUS/SDA/2017 nilai kontrak Rp. 1.073.350.000.00.

Volume 1 (satu) paket pekerjaan dan lokasi di Kecamatan Trangun, Desa Tongra sebagai perencana CV. RE  sebagai pelaksana CV. MM Bersama pengawas CV. DTC.

Kegiatan pekerjaan mulai tanggal 4 mei 2017 – tanggal selesai 30 oktober 2017 dengan sumber dana APBK Otsus 2017.

Kabid Pengairan Bakri, ST Jumat (3/11) mengatakan, volume pekerjaan tersebut sepanjang 754 meter. Karena telah melebihi waktu, didenda Rp.150 ribu/hari yang dikerjakan oleh CV MM.

Sedangkan uang dendanya akan disetor ke Bank Aceh,” kita hanya menerima bukti setoranya saja,” jelasnya.

“Waktu kami meninjau proyek Jaringan Irigasi pada tangal 28 oktober 2017 lalu, sekitar 35 meter lagi belum selesai, yang mengerjakan proyek itu mantan kepala desa Tongra Nurdin, waktu kami datang ia kurang pengertian,”sebutnya.

Sementara itu Nurdin kepada wartawan membantah, bahwa proyek jaringan irigasi yang dia kerjakan hampir siap dan sekitar 15 meter lagi sedang dalam pekerjaan.(TR)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*