Beranda BANDA ACEH Kemendagri Serahkan SK Plt Bupati Bener Meriah Tgk Syarkawi

Kemendagri Serahkan SK Plt Bupati Bener Meriah Tgk Syarkawi

BERBAGI

JAKARTA (LeuserAntata) : Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo menyerahkan SK Plt Bupati Bener Meriah kepada Wakil Bupati Bener Meriah Tgk. H. Syarkawi Abd Shamad.

Penyerahan SK tersebut bertempat di Aula Sasana Bhakti Praja Gedung C. Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Jalan Merdeka Utara Nomor 7 Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui suratnya kepada Plt Gubernur Aceh Nomor : 131.11/4353/SJ Tanggal 5 Juli 2018, Perihal Penugasan Wakil Bupati Bener Meriah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bener Meriah yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Berdasarkan surat tersebut kemudian Plt. Gubernur Aceh melalui Surat Keputusannya Nomor 131.11/19654 Tanggal 5 Juli 2018 tentang Penunjukkan Wakil Bupati Bener Meriah telah menetapkan Wakil Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi sebagai Pelaksan Tugas (Plt.) Bupati Bener Meriah yang ditandatangani langsung oleh Plt. Gubernur Aceh Ir. H.Nova Iriansyah, MT. 

Acara penyerahan SK Plt. Gubernur Aceh dan SK Plt. Bupati Bener Meriah ini dirangkai dengan Pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ( Eselon II), Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) dalam jajaran lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dari jajaran Pemerintah Aceh dan Kabupaten Bener Meriah.

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya menyampaikan, keperihatinannya atas apa yang dialami dan menimpa pasangannya dan Bupati Bener Meriah dan memohon dukungan semua pihak dalam menjalankan roda pemerintahan Aceh, termasuk dukungan dari Kementerian Dalam Negeri dan jajaran.

Semenrara itu Mendagri Tjahyo Kumolo dalam sambutannya mengamanatkan kepada kedua pimpinan daerah ini untuk selalu berhati-hati dalam mengambil kebijakan dan meberuskan roda penerintahan. 

“Gubernur Aceh masih tetap Pak Irwandi Yusuf dan begitu juga Bupati Bener Meriah masih Pak Ahmadi, akan tetapi karena mereka berhalangan dalam menjalankan tugas dan jabatannya, maka harus di Plt-kan,” sebut Mendagri Tjahyo.

“Oleh karenannya selalu harus berkoordinasi dan menjalin komunikasi dan bila ini sulit untuk dilakukan, maka dalam mengambil keputusan dan kebijakan harus mendapat persetujuan pihaknya di Kemendagri, sedikitnya ada lima kewenangan Plt. Gubernur atau Plt. Bupati,” sebut Mendagri.

Adapun lima kewenangan itu diantaranya, memimpin pelaksanaan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah,

lalu memelihara ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Kemudian melakukan pembahasan Rancangan Perda dan menandatangani Perda, lalu melakukan tugas dan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan terakhir, hal-hal lain diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan,” papar Tjahjo Kumolo menjelaskan.

Tampak hadir Ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi, SP., Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM, Asisten II Abdul Muis, SE., MT, Kepala Bappeda Khairun Aksa, SE., MM., Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Suhada, SE,, MM., Kepala BKPP Ir. Mahmuddin, Kepala Dinas Pol PP dan WH Abdul Gani, SP., M.Si., Kepala Dinas Kominfo Irmansyah, S.STP, Sejwan Drs. Abdur Rahman, MM., Sekretaris MPD Syafruddin, S. Pd., dan Kabag Humas Setdakab Bener Meriah Sukur, S.Pd., M.Pd. (LA).

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here