Beranda ACEH TENGAH

Jangko Desak Plt Gubernur Aceh Akomodir Sikap Tolak Tambang Emas

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara): Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jong-ko) mendesak Plt Gubernur Aceh mengakomodir sikap penolakan dan mencabut izin penambangan pengolahan biji emas oleh PT Linge Mineral Resources proyek  Abong di kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Hal itu diutarakan Koordinator Jang-Ko, Maharadi, Jumat (12/4) via realese. Ia menyebutkan, semestinya tuntutan dalam surat pernyataan kesepakatan pertambangan emas di Aceh bukan hanya tertuju kepada perusahaan PT. Emas Mineral Murni (PT.EMM).

“Perusahaan tambang emas di Aceh bukan hanya cuma PT EMM, tapi ada juga PT Linge Mineral Resources di Abong di kecamatan Linge,” ungkapnya.

PT Linge Mineral Resource, mendapatkan IUP eksplorasi pada tahun 2009 dengan nomor 530/2296/IUP-EKSPLORASI/2009 dengan luas area 98.143 Ha, komoditas emas DM, di Kecamatan Linge dan Bintang Aceh Tengah.

IUP eksplorasi diterbitkan oleh Bupati Aceh Tengah. Status IUP Eksplorasi PT. Linge Mineral Resource adalah CNC. Dari luas tersebut 19.628 Ha berada di KEL & Amp; HL. Sisanya, 78.514 Ha hutan produksi.

Kemudian pada 4 April 2019, PT. Linge Mineral Resource menerbitkan pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan dalam rangka studi Amdal, dengan data sebagai berikut:
Jenis rencana usaha: Penambangan dan Pengelohan Bijih Emas.
Luas: 9.684 Ha
Produksi: maksimal 800.000 ton/tahun
Lokasi: Proyek Abong, desa Lumut, desa Linge, desa Owaq dan desa Penarun, kecamatan Linge.

“Artinya dalam satu tahap lagi,  PT. Linge Mineral Resource akan mendapatkan izin Produksi /eksploitasi. Rencana penambangan biji emas itu, kami menolaknya. Alasannya, selain merusak lingkungan dan mencemari air dengan limbah, kehadiran perusahaan tidak bermanfaat untuk masyarakat.”

“Kami tidak mau hutan dan alam tempat kami menggantungkan hidup hancur. Kami tidak mau situs sejarah Linge terkontamidasi. Ini tempat sakral  orang Gayo. Linge rumah peradaban kami. Indentitas kami,” lanjutnya.[] (Ir)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here