Beranda BENER MERIAH Jadikan Tahun Baru Islam Tonggak Sejarah Penguatan Aqidah

Jadikan Tahun Baru Islam Tonggak Sejarah Penguatan Aqidah

BERBAGI

Redelong (LeuserAntara): Jadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H ini, tonggak bersejarah untuk hijrah menujuparadigma yang mengarah pada penguatan sekaliguspemantapan akidah.  Seruan itu mengemuka saattausiyah yang disampaikan Al Ustadz Bardan Sahidi di hadapan para unsur Muspika Timang Gajah danratusan warga di sela acara pembukaan Festival SeribuAnak Muslim yang digelar di lapangan Peta LampahanKecamatan Timang Gajah, Selasa (11/9).

Pemantapan akidah ini merupakan salah satutanggung jawab bersama dari para orangtua. Tidakhanya peranserta dari orangtua biologis, melainkandiperlukan juga perhatian dari para orangtuamandataris, dan juga orangtua sosiologis,”ujar Al Ustadz Bardan yang juga merupakan Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.

Sinergisitas dari  para orangtua, sehinggadiharapkan mampu menangkal terjadinya penggerusanakidah. Apalagi selama ini tidak sedikit para orangtuayang memilihkan nama-nama untuk buah hatinya jauhdari nuansa Islami.

“Ada Blengki, Robi, Michael, Yohannes, yang kesemuanya jauh dari nuansa Islami, “ungkap Al-Ustadz Bardan.

Ironisnya lagi hingga saat ini. pergeseran aqidahmulai menjurus pada lingkaran setan yang seakan tidakberkesudahan.  Saling menyalahkan tak jarang terjadi.Guru SMA menyalahkan guru SMP, dan guru SMP menyalahkan guru SD, Guru SD pun menyalahkanguru TK. Dan guru TK juga turut menyalahkan paraorangtua.

Hingga hari ini untuk yang menjadi CalonLegislatif pun banyak yang berguguran, sejakpemberlakuan  Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 yang sesuai Ijma para ulama mensyaratkan seluruh jabatanyang berasal dari pilihan masyarakat mulai dari RejeKampung, Kepala Daerah, dan Anggota Legislatifdiwajibkan mampu membaca Al Qur’an,”terang Al Ustadz Bardan.

Selain peranserta dari seluruh lapisan masyarakat, pemerintah juga diharapkan memiliki perhatianterutama terhadap keberadaan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA). Tak jarang dari para guru pengajiandengan penghasilan terbilang sangat minim. Bahkanuntuk mampu sekedar membeli sabun mandi pun daripenghasilan yang diperoleh tidak mencukupi.

Sejumlah yang hadir pada Festival Seribu AnakMuslim yang diprakarsai Kurma Learning House tersebut diantaranya, Camat Timang Gajah Ilham Abdi, Danramil Lampahan Kapten Abdul Aziz, MukimTimang Gajah H.Aman Dinar, dan Geuchik LampahanIskandaria, serta perwakilan dari Polsek Timang Gajah.

Event yang diperlombakan diantaranya:LombaMewarnai Kaligrafi usia TK/PAUD, Lomba MewarnaiKaligrafi 6-8 Tahun, Lomba Membuat Kaligrafi 9-12 Tahun, dan Lomba Hafalan 2 Surah Pendek An-Naas dan Al-Lahab. Total hadiah yang diperebutkan senilaiRp.4 juta. Selain menerima bingkisan,  semuapemenang juga mendapatkan sertifikat penghargaanatas keikutsertaan dari Anggota DPR Aceh Fraksi PKS Bardan Sahidi.(rel)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here