Beranda ACEH TENGAH Isu Tak Sedap “Warnai” Pengadaan Mesin Kopi Rp3, 8 M

Isu Tak Sedap “Warnai” Pengadaan Mesin Kopi Rp3, 8 M

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara) : Isu berkembang di media sosial, Dinas Perdagangan dan Koperasi Aceh Tengah diduga salah kaprah dalam menyalurkan pengadaan alat mesin kopi dengan pagu Rp3, 8 M bantuan untuk koperasi.

Mencuatnya isu tersebut dilengkapi dokumen yang ditandatangi Kadis Perdagangan dan Koperasi Aceh Tengah, Syukuruddin. Pengadaan alat produksi kopi itu disebut-sebut telah dibagikan pada Mei 2018 kepada koperasi menengah ke atas.

“Tidak benar isu itu. Lelang saja belum. Bagaimana mungkin alatnya sudah disalurkan,” kata Zainul Purba, Kabid Perdagangan dan Koperasi Aceh Tengah saat dimintai LeuserAntara. com keterangannya, Kamis (5/7) via selular.

Menurutnya, besarnya rencana anggaran pengadaan bukan Rp3,8 milyar, namun Rp3,2 milyar yang diperuntukan untuk resi gudang yang dikelola oleh PT. Ketiara.

“Pengadaan alat tersebut berkafasitas 20 kg. Pembeliannya dari luar negeri. Setelah ditender, nantinya sebagai optimalisasi Resi Gudang. Peruntukannya untuk jasa sewa roasting yang hasilnya akan disetor ke PAD,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk menetapkan berapa besarnya biaya jasa operasional roasting yang di tempatkan di Resi Gudang, nantinya harus melalui persetujuan bupati Aceh Tengah.

“Jadi, sekali lagi saya jelaskan, bahwa isu tersebut fitnah. Saya juga sudah meminta penyebarnya untuk menghapus status di media sosial face book itu,” ucap Zainul.

Kapan pengadaan alat mesin kopi dimaksud dilelang?! Zainul menyebutkan secepatnya. “Mungkin sebulan lagi sudah di lelang dan saat ini masih ada rencana kegiatan yang direvisi,” ringkasnya. [] (Laporan : Irwandi MN/foto-Ist) 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here