Ilustrasi

Intensifikasi Lahan, Cara Petani Kopi Gayo Bertahan

TAKENGEN |LeuserAntara| Asisten Adm Pembangunan Setdakab Aceh Tengah yang hadir mewakili Bupati, Amir Hamzah menekankan perlunya para petani kopi untuk meningkatkan produksi kopi melalui intensifikasi lahan.

“Sangat diyakini, permintaan kopi dunia meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi, cara yang paling mungkin adalah dengan melakukan intensifikasi,” kata Amir disela temu bisnis Koperasi Produsen Kopi, Selasa (15/15) di Kompleks Koperasi Baburrayan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah.

Ditambahkannya, khusus wilayah Aceh Tengah saat ini memiliki luas perkebunan Kopi mencapai 48 ribu hektar, sementara 78 persen total wilayah adalah kawasan hutan, sehingga sangat tidak mungkin bila untuk melakukan ekstensifikasi.

“Saat ini produksi rata-rata Kopi Gayo mencapai, 720 kg pertahun perhektar, bagaimana dengan intensifikasi dapat menghasilkan 1,5 ton hingga 2 ton pertahun perhektar, ini sangat mungkin dilakukan, dan sudah ada buktinya,” ujarnya.

Temu bisnis diakhiri dengan penandatanganan Nota kesepahaman bersama antara Manajer PLUT-KUMKM Aceh, Murni Mard dengan Ketua Jaringan Koperasi Produser Asia Pasifik Indonesia, Djumhur dan disaksikan oleh Asisten Adm. Pembangunan Setdakab Aceh Tengah, Amir Hamzah.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani berisi kesepakatan untuk bersinergi dalam upaya meningkatkan akses pembiayaan komoditi unggulan Kopi Arabica Gayo.(Um)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*