Indahnya Main Arung Jeram di Samar Kilang

REDELONG (LeuserAntara): Wakil Bupati Bener Meriah Tgk Syarkawi Abd Samad pernah menyatakan, peogram andalan kabupaten tersebut adalah pertanian Pariwisata.

Oleh karenanya, Pemkab setempat berusaha mengenalkan potensi alam yang cocok dijadikan obyek wisata dan sumber hasil bumi yang bisa dianggap melimpah.

Seperti Bupati Ahmadi, SE mencoba menyelusuri derasnya aliran sungai Jambu Aye yang berada di Kampung Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama dengan menggunakan perahu karet, Minggu (13/5/2018).

Kegiatan yang dilakukan oleh orang nomor satu dikabupaten Bener Meriah itu, sebagai wujud mempromosikan salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Penghasil kopi terbaik dunia tersebut.

Bahkan sebelumnya, Wakil Bupati Tgk Syarkawi juga menjajal arung jeram di DAS Peusangan yang melintasi wilayah Bener Meriah. Potensi tempat permainan arung jeram, terdapat beberapa lokasi yang cukup indah dan menantang.

Bupati Ahmadi beserta rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Perhubungan Bener Meriah, Kasi Intel Kajari Simpang Tiga Redelong, Dan tim Bais Bener Meriah, Kabinda Bener Meriah, Komunitad Agro dan Ekowisata Tinggi Gayo, serta Himpunan Pramuwisata Indonesia tampak bersiap-siap untuk mengarungi derasnya sungai Samar Kilang.

Dengan menggunakan perlengkapan yang telah disediakan oleh tim, rombongan bupati ini, bersiap-siap untuk mengarungi derasnya, arus Samar Kilang yang terbentang panjang dengan menggunakan 4 unit perahu karet yang sebelumnya telah disediakan.

Usai mengarungi kurang lebih 3 kilo meter sungai tersebut, diharapkan nantinya arung jeram sungai Samar Kilang yang akan menjadi salah satu objek wisata yang ada di Bener Meriah dan dapat dikenal luas, serta dapat menjadi salah satu daerah tujuan wisata baik lokal maupun luar negeri.

“Arena arung jeram ini, selain sebagai tempat ujinyali, disini kita juga dapat menikmati keindahan alam serta udara yang segar,” pungkas Ahmadi.(LA)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*