Beranda ACEH TENGAH Firmandez Usulkan ke Kementerian PUPR Untuk Luruskan Jalan Kelok Enang-Enang

Firmandez Usulkan ke Kementerian PUPR Untuk Luruskan Jalan Kelok Enang-Enang

BERBAGI

JAKARTA (LeuserAntara): Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta untuk meluruskan jalan lintas nasional di kelok Enang Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Permintaan itu disampaikan anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan, H Firmandez, di sela-sela reses ke Kantor Balai Jalan Nasional 1 Aceh, Senin, 30 Oktober 2017.

Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh ini mengungkapkan, dalam pembicaraannya dengan Kepala Balai Jalan Nasional 1 Aceh, Faturrahman, persoalan jalan di kelok Enang Enang kembali dibicarakan. “Kita minta jalan itu diluruskan atau dilakukan normalisasi, bisa dengan cara membangun jembatan atau jalan layang, bisa juga dengan cara membangun terowongan,” jelas H Firmandez.

H Firmandez melanjutkan, normalisasi dan pelurusan jalan kelok Enang Enang membutuhkan dana yang besar, untuk itu harus diusul ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kita ingin agar segera direalisasi, karena sudah sangat mendesak, sering terjadi kecelakaan di tikungan rawan tersebut,” lanjut H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, pemotongan tikungan Enang Enang dan pengerukan beberapa tebing di jalan lintasan Bireuen – Takengon tersebut juga akan mempersingkat jarak tempuh ke dataran tinggi Gayo . Dampak lainnya juga akan memicu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, distribusi hasil bumi dari Bener meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues ke daerah pesisir akan lebih mudah.

“Pelurusan jalan itu akan dapat mempercepat akses ekonomi. Dengan bagusnya jalan, tingkat kunjungan wisata ke sana juga akan meningkat, karena dataran tinggi Gayo dengan Laut Tawarnya merupakan salah satunya destinasi wisata favorit di Aceh,” pungkasnya.(WOI)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here