Beranda ACEH TENGAH

Datangi Kejari Duafa Arul Kumer Mohon Iskandar “Bebas”

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara):  Dua warga Arul Kumer, Kec. Silih Nara, Aceh Tengah, M Amin dan Faisal merupakan penerima manfaat bantuan rumah duafa mendatangi Kantor Kejari Takengen. Tujuan mereka memohon penangguhan penahanan Iskandar Robi terpidana pelanggar UU ITE yang diganjar hukuman 3 bulan penjara.

Duafa dari Arul Kumer ini selain memohon penangguhan, juga berharap pihak kejaksaan untuk dapat membebaskan Iskandar Robi dari jerat hukum paska turunnya putusan Pegadilan Negeri (PN) Takengen, No. 122/pid.sus/2018/PN-TKN tertanggal 18 Desember 2018.

“Mohon pak bebaskan saudara Iskandar, kami bersedia mengantikannya untuk dipenjara. Apalagi, ia ditahan karena membela hak kami,” kata Faisal saat berdialog dengan Kasi Pidum Kejari Takengen, Darma Mustika SH, di ruang kerjanya, Jumat (15/2).

M Amin menambahkan, penahanan Iskandar Robi telah menjadi beban bagi dirinya dan keluarganya di kampung. Hal itu lantaran ada peran Iskandar dalam upaya perampungan rumah yang kini dihuninya.

“Sebelumnya pembangunan rumah bantuan untuk kami ini asal jadi. Banyak ditemukan kekurangannya. Namun, setelah kami sampaikan ke Iskandar akhirnya dibenahi.”

“Perlu juga diketahui yang merampungkan rumah kami saat itu bukan pihak pemborong, tapi dari dinas Cipta Karya. Jadi kami harap bapak bisa membantu penangguhannya karena dia telah membela hak-hak kami,” lanjut M Amin.

Kasi Pidum Kejari Takengen, Darma Mustika saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan warga asal Arul Kumer ini menjelaskan, pihaknya menolak permohon M Amin dan Faisal karena penahanan Iskandar Robi sudah inkrah (putusan berkekuatan hukum tetap).

“Kasus proses hukum Iskandar bukan soal rumah duafa, tapi tersandung UU ITE tentang status di laman facebooknya. Eksekusi dilakukan setelah keluarnya putusan hukum tetap dari PN Takengen. Ini yang kami sampaikan barusan ke warga yang mempertanyakan penahanan Iskandar tadi,” jelas Darma.[] (Ir)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here