Beranda ACEH TENGAH Curah Hujan Tinggi Aceh Tengah “Dikepung” Longsor

Curah Hujan Tinggi Aceh Tengah “Dikepung” Longsor

BERBAGI

Takengen (LeuserAntara): Tingginya intensitas curah hujan di Aceh Tengah menyebabkan sejumlah jalan utama di daerah kopi itu diterjang longsor dan genangan air terjadi di mana-dimana.

Informasi dihimpun, longsor akibat tanah labil telah terjadi di Kelupak Mata, Kec. Kebayakan, tepatnya di KM 92, sejak 8 Desember kemarin hingga kini. Meski sudah ditangani pihak terkait, namun dijalur Takengen-Biruen ini masih rentan akan ancaman bencana.

Lain itu, bencana longsor juga telah menyebabkan jalan nasional di Kec. Celala amblas, Kamis (13/12). Ruas jalan menghubungkan Kec.Celala- Kec.Silih Nara, Aceh Tengah-Nagan Raya putus total.

“Upaya penangganan sudah kita lakukan semaksimal mungkin. Selain menempatkan alat berat di lokasi rawan longsor, kami juga sudah mengarahkan warga yang melintas untuk menempuh jalur alternatif yang lebih aman,” kata Tamrin Kepala BPBD Aceh Tengah, menjawab LeuserAntara.com, Jum’at (14/12) via sambungan handphone.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kec. Bies, mengakibatkan 1 rumah warga terimbas. Bantuan masa panik sudah disalurkan. Sementara Kamis malam, badan jalur utama tepatnya di Uning Niken tertutup longsor. Namun, kondisinya sudah dapat dilalui kendaraan.

“Hari ini fokus kami ke Birah Panyang. Jalan sisi Danau Lut Tawar ini semalam tertimpa longsor. Ada batang damar yang tumbang dan menutupi badan jalan. Hal lainnya, pergerakan material tanah juga telah menutupi jalan provinsi, lokasinya di depan SMA 15 di Kec. Rusip Antara.”

“Longsor di Rusip ini sudah kami laporan ke provinsi. Untuk sementara, di dua lokasi longsor baru tersebut dan titik rawan bencana lainnya, pihak kami bekerjasama dengan Polri/TNI, Dishub, PUPR sedang berupaya melakukan penangganan bencana alam,” ungkap Tamrin.

Menurutnya, meski upaya penangganan terus dilakukan, namun pihak BPBD mengalami kendala keterbatasan alat maupun tenaga. Belum lagi rentannya peristiwa ancaman longsor  di daerah perbukitan itu yang tidak dapat dipridiksi.

“Kami berharap bagi warga yang beraktifitas untuk selalu waspada dan berhati-hati melintas di titik rawan longsor. Terutama diseputar obyek wisata danau yang rentan longsor dan kerap dijatuhi kayu damar yang tumbang,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris PUPR Aceh Tengah, Andalika, menyebutkan, sejauh ini untuk penangganan bencana pihaknya telah menyiapkan alat berat yang siap dan sudah diturunkan ke lokasi-lokasi yang diterpa longsor dan bencana alam.

“Bekerjasama dengan pihak terkait lainnya, kami langsung turun ke lokasi titik longsor. Alat berat sudah standby┬ámengantisifasi setiap kemungkinan di sana. Bahkan begitu mendapat laporan, kami juga sesegera mungkin untuk meresfon dengan langsung mengirimkan alat berat ke lokasi tertimpa bencana,” sebut Andalika.[] (Laporan: Irwandi MN)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here