Beranda ACEH TENGAH

Catut Nama Din Minimi OTK Teror Warga Silih Nara

BERBAGI

TAKENGEN|LeuserAntara|Untuk melakukan aksi teror, nama Din Minimi pentolan eks kombatan GAM dicatut Orang Tak Dikenal (OTK) di Kec. Silih Nara, Aceh Tengah.

Aditya, seorang petani dan juga pedagang kopi asal Kampung Genting Gerbang Kec. Silih Nara, mengaku sangat resah dengan teror dari OTK. Ia menceritakan kronologis teror dari orang yang mengaku Din Minimi. “Awalnya saya menerima telpon dari nomor tidak terdaftar dikontak Hp. Namun karena saya seorang agen, makanya saya angkat,” paparnya kepada wartawan Selasa, (15/03/17).

Menurut dia, dalam komunikasi via selular itu, orang tersebut menceritakan bahwa dirinya adalah Din Minimi yang saat itu sedang kontak tembak dikawasan pedalaman Bener Meriah. “Saya Din Minimi, saat ini kami sedang kontak tembak dikawasan pedalaman Bener Meriah dan salah seorang anggota saya tertembak, jadi saya minta tolong dikirimkan uang sebesar 2 juta rupiah untuk biaya pengobatan teman yang sekarat,” kata Adit mengutip ucapan orang yang mengaku Din Minimi.

Tidak ingin hal itu diperpanjang, lantas Adit meneransfer uang sebesar Rp 1 juta kenomor rekening yang dikirim OTK. “Karena takut saya terpaksa meneransfer uang sebesar satu juta rupiah. kenomor rekening atas nama Muklis dengan alamat tujuan Lhokseumawe,” jelas Aditya.

Anehnya, tambah sumber ini, meski trasfer uang sudah dilakukan, namun belakangan orang yang mengaku Din Minimi tersebut makin sering menelponnya dengan meminta dikirim uang dengan angka lebih banyak.

“Saya menolak mengirim uang lagi, namun orang tak dikenal itu mengancam akan membakar rumah saya,” ucapnya.

Terpisah, terkait aksi teror itu, Kapolres Aceh Tengah, AKBP Eko Wahyudi, membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait teror orang yang mengaku Din Minimi berdasarkan laporan dari Kapolsek.

Kapolres mengaku pihaknya sudah mengecek kebenaran dan posisi pemilik nomor Hp orang yang mengaku Din Minimi dan berdasarkan penulusuran yang dilakukan pihaknya,  dipastikan bahwa pelaku bukan Din Minimi.

“Tidak benar itu Din Minimi, kita sudah cek nomor handpone tersebut dan kita pastikan itu bukan Din Minimi, kita sudah tau keberadaan pemilik nomor itu,” ringkasnya. [] (R11/Foto: ilustrasi)

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here