ARTIKEL ALA

Artikel: Menunggu Relevansi Wali Nanggroe

Oleh : Dedy Saputra E Kehadiran Wali Nanggroe (WN) di tengah masyarakat Aceh menimbulkan pro dan kontra dari bebarapa kalangan. Terutama di tubuh kombatan GAM sendiri hal ini terbukti dari beberapa kombatan GAM mengkritik pedas terhadap pengukuhan Wali Nanggroe (WN) yang di laksanakan pada hari senin tanggal 16 desember 2013 kemarin. Linggadinsyah, dalam harian Waspada menyatakan “Malik Mahmud bukan orang ...

Read More »

Upaya Memisahkan Aceh Sumatera dari NKRI terus berlangsung

Oleh : Jacob Rambe *) Makna mulia penandatanganan MoU Helsinki yang berhasil membawa perdamaian dan kemajuan pembangunan ekonomi serta semakin demokratisnya situasi dan kondisi di Aceh ternyata dinilai belum cukup sebagai anugerah oleh kelompok yang selama ini terus berupaya untuk “memerdekakan” Aceh dengan berbagai cara. Hal ini terlihat dari pernyataan Koordinator Aceh-Sumatera National Liberation Front (ASNLF), Teuku Agam sebelum pelaksanaan ...

Read More »

Gubernur dan Wagub Aceh Selalu Jual Asap

TAKENGEN |LeuserAntara| Gubernur dan  Wabup Aceh Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf dituding selalu menjual asap, artinya selalu berjanji kepada rakyat Aceh akan memberikan kesejahteraan, memakmurkan, namun janji tersebut di ibaratkan seperti orang menjual asap yang bendanya hanya dapat dilihat, namun tak dapat dipegang dan dimiliki alias hampa belaka. Demikian kalimat tersebut seperti yang dikatakan oleh Zam-Zam Mubarak salah seorang tokoh ...

Read More »

Siaran Pers ASNLF: Lembaga Wali Nanggroe Bukan Lembaga Wali Negara

Mengkritisi penyimpangan sejarah yang terjadi akibat rencana pembentukan lembaga Wali Nanggroe di Aceh, ASNLF menegaskan bahwa: Tidak ada hubungan apapun antara Lembaga Wali Negara yang merujuk pada sejarah dan budaya bangsa Aceh, yang terakhir kali dipegang oleh Tengku Hasan Muhammad di Tiro (alm), dengan lembaga “Wali Nanggroe” produk Helsinki yang sedang dipersengketakan oleh banyak pihak di Aceh akhir-akhir ini. Dalam ...

Read More »

Wali Nanggroe Dan Korban Gempa

“ Apakah Aceh Tengah dan Bener Meriah masih bagian dari Aceh? “ tanya salah seorang korban gempa kepada penulis. “ Kalau masih bagian dari Aceh, mengapa kami korban gempa dibiarkan. Sementara untuk pengukuhan wali nanggroe, dananya cukup besar Rp 50 milyar disetujui gubernur.” Mendapat pertanyaan dari Ambarita, Aman Helmi, penduduk Simpang Juli, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah ini, penulis sempat tersentak. ...

Read More »

Masyarakat ALA Bersyukur Ketua MK Ditangkap KPK

TAKENGEN |LeuserAntara| Masyarakat Aceh Leuser Antara mengucapkan rasa syukurnya atas ditangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tadi malam, Rabu (2/10/2013) di kediamannya serta termasuk 4 orang di sejumah hotel  Jakarta. Rasa syukur tersebut seperti yang dikatakan oleh juru bicara Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), Zam-Zam Mubarak kepada LeuserAntara.com, Kamis (3/10/2013) di Takengen ,” rasa ...

Read More »

Wali Nanggroe Menari di Atas Luka Rakyat

Oleh: Aramiko Aritonang *) Sungguh menyayat hati, dikala Aceh Tengah dan Bener Meriah sedang berduka akibat musibah gempa bumi, mengapa Pemerintah Aceh lebih perduli mempersiapkan kepentingan WN yang hingga hari ini qanun tersebut belum juga di setujui oleh seluruh masyarakat Aceh dan pemerintah pusat. Kami atas nama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh, sangat menyesalkan dan mengutuk sikap pemerintah Aceh ...

Read More »

IMPAS Aceh: Pelantikan Presiden Hanya 1,2 M, Pelantikan WN 50 M Menguras Uang Rakyat Aceh

JAKARTA : IMPAS Aceh : Pelantikan Presiden Saja Hanya Butuh 1,2 Milyar, Ini Pelantikan Wali Nanggroe Kenapa Sampai Menguras Uang Pajak Rakyat Aceh Sebesar 50 Milyar ? Pengurus Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh-Jakarta, menyatakan keberatan atas inisiatif Adnan Beuransyah anggota DPR. Aceh dari Partai Aceh yang mengusulkan Rp.50 M untuk pelantikan Wali Nanggroe (WN). “Bila Gubernur Aceh menyetujui angka itu, ...

Read More »

Zam-Zam: 50 M Usulan Adnan Beuransyah Untuk Pelantikan Wali Nanggroe Adalah Usulan “Tolol”

TAKENGEN |LeuserAntara| Usulan Adnan Beuransyah (Asal Fraksi Partai Aceh) di DPRA Aceh, yang mengusulkan dana Rp. 50 Miliar untuk kesuksesan pelantikan Wali Nanggroe Aceh adalah usulan tidak logis dan lucu. Disaat masyarakata Aceh banyak yang ekonominya masih morat-marit, daerah-daerah di Aceh banyak yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dan pendidikan Aceh masih tertinggal bahkan kualitas pendidikan Aceh di bawah Irian Jaya. ...

Read More »

Dr. Husaini: Malek Mahmud Tak Pernah Berjuang Bersama di Hutan

BANDA ACEH- Dalam pertemuan tadi pagi Sabtu (28/9) di Hotel Sultan Banda Aceh, Dr. Husaini Hasan memberi pandangan tentang posisi Malek Mahmud hari ini. Dr. Husaini merupakan mantan Menteri Pendidikan Gerakan Aceh Merdeka sedangkan Malek Mahmud mantan Perdana Menteri Gerakan Aceh Merdeka. Saat ini Malek Mahmud telah ditetapkan oleh Pemerintah Aceh sebagai Wali Nanggroe. Namun penetapan tersebut ternyata masih belum ...

Read More »