Beranda ACEH TENGAH

Caleg Pembual, Dari Keturunan Raja, Pahlawan Hingga Beriman

BERBAGI

index

REDELONG |LeuserAntara.com| Menjelang Pileg 2014 yang tinggal hitungan beberapa bulan lagi, tidak sedikit para calon legislativ, baik yang akan “merebut” kursi ke DPRK, DPR-A dan DPRI-RI serta DPD “menjual gombalan” dan membualĀ  program mereka kepada rakyat. Tentunya agar rakyat memilih mereka.

Apalagi jika ada setiap even (acara), para caleg-caleg ini akan melakukan atraksi kampanye, dengan segala macam cara demi menarik perhatian para konstituen atau masyarakat pemilih. Contoh, sejumlah baliho bertuliskan mulai program atau visi misi yang masuk akal hingga yang tidak masuk di akal.

Mari kita baca, baliho caleg tersebut, ada yang mengaku-ngaku keturunan raja. Ada juga yang membanggakan diri sebagai pahlawan pemekeran Kabupaten Bener Meriah. Tampak juga yang mengaku orang bersih, jujur, beriman dan selalu berfoto dengan bupati. Tidak sedikit yang mengaku pembela rakyat.

” Padahal mereka semua bohong, setelah duduk mereka akan lupa dengan janji-janjinya dan programnya. Rakyat sudah kenyang dengan aksi para “pelacur” politik ini ,” demikian sebut Udin, salah seorang tukang becak kepada LeuserAntara.com, Minggu (26/1/2014) di Pasar Bawah Takengen.

Bahkan, Bedul warga Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah mengatakan hal yang sama. Banyak para caleg di daerahnya yang menjual sejumlah program. Seperti, mereka mampu meningkatkan harga jual kopi dan tanaman muda, agar para petani hidup sejahtera.

” Bupati dan Pemda Bener Meriah saja tidak mampu menaikan harga kopi, serta mengatur harga tanaman muda. Apalagi para caleg yang belum jelas duduk ini, sudah berani gembar-gembor mau mengatur dan menata sistem ekonomi rakyat ,” sebut Bedul dengan sinis.

Berbagaia macam program atau visi dan misi dijual para celeg-caleg tersebut kepada rakyat menjelang Pileg. Mulai program masuk akal bahkan program yang tidak mungkin alias jual asap. Ada juga rakyat yang percaya, tidak sedikit juga yang menertawakan tingkah polah para caleg itu.

” Lambat laun, masyarakat bertambah pinter. Tidak perlu jual program dan gombal kesana-kemari, kami juga bisa menilai siapa sebaiknya yang harus dipilih ,” ucap Boimin, warga Lampahan, Kec Timang Gajah, Kab Bener Meriah.(Man)

 

 

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here