PT. Kapal Api Pernah Merasa “Dibohongi” Saat Akan Investasi di Bener Meriah

Jakarta (LeuserAntara): Bos besar PT. Kapal Api Soedomo Mergonoto mengakui, pernah mencoba akan melakukan investasi di Bener Meriah, namun dia mendapat kesan yang tidak baik “dibohongi” ketika itu, sehingga sempat berfikir ulang untuk menanamkan “uang”nya di Gayo.

Demikian ungkapnya di hadapan para pejabat sejumlah kepala daerah, dalam rapat koordinasi dengan Dewan Ketahanan Nasional tentang rencana Pemerintah Pusat untuk melakukan reforestasi lahan di Aceh, Rabu (6/6/2018).

Soedomo mengatakan, saat itu dia mencoba menjajaki, akan ber-investasi mendirikan pabrik gula di Bener Meriah dan waktu itu.

“Saya merasa dibohongi Pak bupati saat itu, akibatnya rencana investasi saya tunda,” ungkapnya, sembari mengatakan keinginannya untuk membangun kembali industri kopi di Bener Meriah.

Dia juga menyatakan, ketertarikannya untuk Bener Meriah yang memiliki peluang bisnis kopi yang cukup besar”asal jangan dibohongi lagi,” pungkasnya.

Pada tahun 2011 PT. Kapal Api pernah mencoba akan membuat pabrik gula di Bener Meriah berkapasitas 6000 ton tebu per hari (TCD).

Dulu, diperkirakan bila rencana invetasi itu tercapai, maka dapat menyerap sekita 8000 pekerja.

Kemudian, rencana investasi ini, saat itu menjadi hiasan berita di beberapa media, lalu cerita PT Kapal Api tenggelam begitu saja. Dan kini timbul kembali.(LA)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*