Beranda OPINI

Apa Itu Cinta?

BERBAGI

Oleh: Bahtiar Gayo

ADA manusia yang hidup dengan pasanganya, namun hati dan cintanya dia sematkan kepada orang lain. Ada juga karena  cinta,  meminta tumbal nyawa. Ahirnya berpisahnya jiwa dari raga. Namun ada juga yang berbunga bunga, hidup bagaikan di surga.

Sebenarnya apa itu cinta? Haruskah ku tanya pada dunia, dimana mendapatkanya?

Apakah seseorang yang hidup bahagia, hatinya berbunga bunga, dunia bagaikan di surga. Semuanya terasa indah, itukah yang disebut cinta?

Seorang pasangan akan melakukan apa saja demi seseorang yang dicintainya? Ketika cinta berbalut bahagia, kita akan merasa damai, semuanya terasa indah. Dia akan mengorbankan apa yang tidak logis dilakukan, bahkan sampai berkorban nyawa, apakah ini demi cinta?

Bagaimana bila cinta sudah berbingkai benci? Ketika kesetian dan kepercayaan dikhianati, cinta yang sebelumnya membawa kedamaian, berubah jadi petaka, melahirkan sengsara, berbuah prahara.

Ada yang bunuh diri karena alasan cinta. Ada juga yang tega menghabisi orang yang selama ini hidup bersamanya. Cinta berujung hilangnya nyawa. Apakah cinta itu sadis, sehingga mau melakukan perbuatan yang tak logis?

Ada juga cinta dibawa sampai mati, walau mereka tidak hidup bersama. Apakah itu cinta suci? Mengihlaskan orang yang disayang hidup dengan orang lain, sementara bathin mereka sama sama tersiksa?

Mereka membawa kenangan indah yang pernah dilalui dan menyimpanya di dada, sampai ahir menutup mata. Apakah ada cinta seperti ini? Rela berkorban, walau dia sengsara, namun terasa bahagia walau berbalut duka, asalkan yang disayanginya bisa hidup bahagia.

Muncul pula istilah, cinta tidak selamanya harus bersatu. Dia hidup bersama seseorang, namun cinta dan hatinya untuk orang lain. Mmmmm apa ada yang seperti ini?

Lagi lagi cinta sebagai penghias dunia yang takkan habis bila kita mengupasnya. Banyak torehan sejarah karena cinta. Ada kekuatan dalam cinta, ada duka dan nesta, ada bahagia diiringi deras air mata. Ada beribu rasa di dalamnya.

Dunia sudah dihiasai dengan persoalan cinta dan sudah mengukir sejarah kehidupan manusia. Ada yang jaya karena indahnya cinta. Namun ada juga yang jatuh tersungkur karena cinta. Ada juga cinta yang meminta tumbal nyawa.

Saya sebagai manusia juga merasakan ada kekuatan dalam  dada. Ada asa penyejuk jiwa, ada kedamaian  pembalut sukma. Titipan ilahi yang harus saya jaga dan pelihara, sampai dengan masanya tiba.

Namun saya sulit mengutarakanya, apa itu cinta? Terpaksa kutanya pada dunia, apa itu cinta?….

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here