Ada Festival 1000 Cangkir Kopi Arabika”Bercampur” Seni di Gayo

Takengen (LeuserAntara) : Menikmati kopi arabika gayo sudah menjadi bagian dari tradisi di negeri kaya alam, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Apalagi kebiasaan ngopi ini dipadu penyajian pergelaran kerajinan serta seni budaya daerah.

Hal inilah yang akan dilaksanakan pemuda Kp. Bebesen, Aceh Tengah. Mereka mengelar kegiatan Bebesen coffe and art yang dilaksanakan  4 Nopember 2017 di lokasi setempat.

Ketua Panitia Penyelanggara Alfantara, Jumat (3/11/17) menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kekompakan dan silatururahmi masyarakat di Takengen  melalui seni dan kopi.

“Kegiatan ini mengambil tema seribu cangkir untuk negeri, dengan tujuan menjalan silaturahmi antar penduduk melalui seni dan Kopi serta dapat melestarikan budaya gayo bernuansa Islami.”

Rakangkaian kegiatan ini juga diwarnai sejumlah agenda hiburan seperti; pentas seni, pembacaan puisi dan diakhiri dengan didong antara Kabinet Bebesen dan Kemara bujang, sebut Alfantara.

Dijelaskannya,  berkembangnya kopi dan kerawang gayo membuat kreatifitas pemuda Bebesen perlu mendapat penyaluran bakat  serta menghasilkan usaha bermanfaat, dengan harapan kegiatan ini juga bisa menjadi agenda disetiap tahunnya di daerah “Peteri Bungsu”  ini. [] (Editor : Irwandi MN/Laporan: Abdullah Duleh)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*