4 Kabupaten Gelar FGD di Bener Meriah

REDELONG (LeuserAntara): Fokus Group Discussion (FGD) kajian terhadap rencana induk pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2008 – 2027 untuk Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara di gelar di Aula Setdakab Bener Meriah, Kamis (8/3/2018).

Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdakab Bener Meriah Drs. Suarman, MM mengucapkan, selamat datang di Kabupaten Bener Meriah kepada para tamu undangan, Semoga melalui acara ini selain dapat memepererat silaturahmi diantara kita juga dapat membuahkan hasil pembangunan di daerah kita masing-masing.

Lanjutnya, pelaksanaan otonomi khusus di Aceh ditandai dengan diberlakukannya UU No 18 Tahun 2001, tentang otonomi khusus bagi Provinsi Aceh. Dengan status otonomi khusus, Provinsi Aceh memiliki kewenangan, tata kelola pemerintahan serta skema penganggaran yang khusus terutama di bidang pelayanan dan bidang kesehatan.

Keistimewaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara Provinsi Aceh dengan wilayah lain di Indonesia.

“Kami selaku tuan rumah kembali menegaskan kepada hadirin semua agar kegiatan ini dapat diikuti secara maksimal, sehingga perencanaan daerah akan terlaksana lebih baik serta terjawab mengenai permasalahan yang dihadapi oleh daerah kita masing-masing,” demikian sambutan Bupati Bener Meriah yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum tersebut.

Perwakilan Bappeda Aceh Werry, SE., MA dalam sambutannya menyampaikan, FGD bertujuan untuk mencari informasi-informasi penting berkaitan dengan dana Otsus yang sudah dimulai dari Tahun 2008.

Sementara itu Wakil Bupati Gayo Leus H. Said Sani dalam kesempatan itu menyampaikan, dana Otsus tanpa disadari telah berjalan tahun demi tahun sejak 2008.

“Kita berharap kedepan alokasi dana Otsus betul-betul dimanfaatkan dan dialokasikan dan ditransfer ke pemerintah kabupaten, sehingga pembangunan kabupaten itu lebih leluasa dalam rangka menata, baik masalah pendidikan, infrastruktur, dan juga masalah ekonomi pengentasan kemiskinan dan juga kebudayaan pada daerah kabupaten/kota masing-masing,” harap Wabup Gayo Lues itu.(HAM)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*