3 KM Jalan Lelumu – Gelumpang Sudah Dibuka

Takengen (LeuserAntara) : Pembukaan jalan Lelumu – Gelumpang Gading di Aceh Tengah melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dimulai sejak 27 September – 26 Oktober 2017 telah menyelesaikan pembukaan jalan 3 Kilometer dan lebar 16 meter.

Program pembukaan jalan ini merupakan lanjutan dari TMMD tahun 2016 lalu yang juga membuka jalan di ruas yang sama, namun dari arah kampung Gelumpang Gading Kecamatan Linge sepanjang 2,8 Kilometer.

Total ruas jalan yang harus dibuka untuk menghubungkan kedua titik tersebut diperkirakan 11,7 kilometer. Sehingga dengan pembukaan yang telah dilakukan tahun lalu dan tahun ini ruas jalan yang sudah dibuka mencapai 5,8 kilometer. Sedang, sisa 5,9 kilometer diharapkan dapat dilanjutkan tahun mendatang.

Menurut Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, keuntungan dibukanya ruas jalan ini, diantaranya menjadi alternatif jalur Takengen-Isaq dan sebaliknya. Dimana, jalan yang ada selama ini relatif jauh mencapai 34 kilometer, belum lagi kondisi topografi berbukit dengan tebing yang terjal dan jalan berliku sehingga rentan terjadi musibah longsor dan kecelakaan.

Sementara jalan yang akan dibuka bila diukur jarak tempuh dari kota Takengen hanya berkisar 22 kilometer dengan topografi landai sehingga relatif lebih aman untuk dilalui.

“Jalan alternatif yang sedang dirintis ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, baik untuk mengangkut orang maupun hasil pertanian, sehingga¬†pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitar lokasi jalan akan meningkat lebih signifikan,” ungkap Nas melalui siaran pers Jum’at 27 Oktober 2017 di Takengen.

Terpisah, Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Inf Didit Hari Prasetyo Putro menyebutkan, pihaknya mengerahkan tenaga kerja sebanyak 180 orang yang terdiri dari unsur TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan TMMD tahun ini.

Selain kegiatan fisik membuka jalan, TMMD juga menyasar kegiatan non fisik diantaranya; dilaksanakan pengobatan massal, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian hingga tata kelola keuangan.[] (red)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*